Jelang Perayaan Natal Bersama, Ratusan Jemaat Jalani Uji Usap Antigen di Badung

picsart 12 09 08.31.42
RAPID ANTIGEN - Para jemaat yang akan mengikuti pelaksanaan perayaan Natal bersama, dilakukan Rapid Antigen di Balai Budaya Giri Natha Mandala Puspem Badung.

Mangupura, DENPOST.id

Jelang perayaan Natal secara bersama, ratusan perwakilan jemaat gereja yang ada di Bali menjalani Rapid Antigen (uji usap) di Balai Budaya, Puspem Badung, Kamis (9/12/2021). Pelaksanaan Rapid ini pun diambil alih oleh Dinas Kesehatan Badung, dengan menurunkan lima puskesmas dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Badung, dr. I Wayan Darta mengatakan pelaksanaan Rapid Antigen tersebut merupakan langkah pencegahan agar saat perayaan Natal tidak terjadi penularan Covid-19. Dalam pelaksanaan screening awal ini pun para jemaat yang akan hadir pada perayaan hari ini tidak dikenakan biaya. “Hari ini kami memang melakukan Rapid Antigen untuk perwakilan jemaat gereja yang akan hadir besok, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar dr. Darta, saat dikonfirmasi, Kamis (9/12/2021).

Baca juga :  Sukses Implementasikan PPNSB,Giri Prasta Jadi Keynote Speaker di Acara Ini

Menurutnya, dalam pelaksanaan Rapid ini staf dari lima puskesmas dan RSD Mangusada diturunkan. Sebanyak 30 staf tersebut pun melayani sekitar 600 orang yang akan hadir dalam perayaan Natal.
“Kami menurunkan staf dari Puskesmas Mengwi I, Puskesmas Mengwi II, Puskesmas Mengwi III, Puskesmas Abiansemal I, Puskesmas Abiasemal III, kemudian dari RSD Mangusada. Sementara total semua tenaga kesehatan masing-masing ada lina orang dari satu instansi, sehingga totalnya 30 orang,” ungkapnya.

dr. Darta menjelaskan dalam pelaksanaan Rapid ini seluruh peserta tidak dikenakan biaya sepeserpun. Sementara jika ditemukan peserta dengan hasil reaktif, maka akan diminta untuk menjalani karantina selama lima hari. Kemudian baru akan menjalani Swab, setelah diakhir masa karantina. “Sampai saat ini kami belum menerima laporan ada yang reaktif. Kalau pun nanti ada, penanganannya akan dilakukan sesuai prosedur,” jelasnya.

Baca juga :  Fluktuatif, Kunjungan Wisdom Via Bandara

Sementara Koordinator Komunikasi Satgas Covid-19 Kabupaten Badung, IGN Jaya Saputra mengatakan untuk memastikan agar para jemaat yang akan hadir dalam perayaan Natal di Kabupaten Badung memang perlu dilakukan Rapid Antigen tersebut. “Hal ini bagian pencegahan kita, karena jumlah pesertanya banyak. Selain dilakukan prosedur Rapid Antigen ini, para jemaat juga harus wajib melaksankan protokol kesehatan. Kita tidak bisa lengah, meski kasus di Kabupaten Badung melandai. Kami tetap mengimbau masyarakat tetap mengikuti ajuran pemerintah, yaitu melakukan pengetatan prokes menjalang Natal dan Tahun Baru ini,” terangnya. (dewa sanjaya)

Baca juga :  KUA/PPAS APBD Perubahan Disepakati Rp1,2 Triliun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini