Pasien Positif Covid-19 dan Sembuh di Denpasar Bertambah Satu, Pasien Meninggal Nihil

picsart 12 11 07.19.10
PROKES - Tim Yustisi secara konsisten menggelar penertiban prokes di pusat-pusat kerumunan.

Sumerta, DENPOST.id

Di tengah aktivitas masyarakat yang terus bergerak, pandemi di Kota Denpasar terjaga landai. Pada Sabtu (11/12/2021), kasus positif dan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar sama-sama bertambah satu.
Sementara tambahan pasien meninggal kembali nihil. Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.932 kasus.

Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.856 orang (97,16) persen), meninggal dunia sebanyak 1.001 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 75 orang (0,20 persen).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dimintai konfirmasi menjelaskan, dia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga :  Gubernur Koster: Bali Punya Sumber Daya Lengkap Hadapi Bencana

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat,” terangnya.

Kata dia, diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Baca juga :  Pascadirampok, SPBU Tetap Beroperasi

Dalam beraktivitas, kata dia, protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Dia mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu. (106)

Baca juga :  Pelanggaran Prokes Berfluktuasi, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini