Curi Perangkat Gamelan di Dua Tempat, Mahasiswa Ditangkap Polisi

picsart 12 12 09.43.58
PERANGKAT GAMELAN - Pencuri perangkat gamelan tersangka I Gusti Ngurah Rai Widana.

Gianyar, DENPOST.id

Jajaran Polsek Ubud, berhasil menangkap pelaku pencurian perangkat gamelan tersangka I Gusti Ngurah Rai Widana (25) alamat Jalan Sriwedari, Lingkungan Taman Kelod, Kelurahan/Kecamatan Ubud,Gianyar. Pelaku yang masih berstatus mahasiswa ini, ditangkap polisi dirumahnya pada, Sabtu (11/12/2021).

Saat ini, tersangka dan barang bukti diamankan di Unit Reskrim Polsek Ubud, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Tersangka Rai Widana mencuri sejumlah perangkat gamelan di dua tempat, yakni gamelan milik Balai Banjar Ambengan di Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, dan gamelan milik SMA Negeri 1 Ubud (Nesa) di Jalan Raya Suweta, Lingkungan Sambahan, Kelurahan Ubud, Ubud, Gianyar.

Atas perbuatan pelaku, kerugian mencapai ratusan juta. Tersangka Rai Widana dikebakan Pasal 362 jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, Minggu (12/12/2021) menyebutkan pada, Jumat (10/12/2021) sekitar pukul 19.00 Wita, sejumlah pemuda tiba di Balai Banjar Ambengan untuk menggelar rapat dengan pengurus pemuda setempat. Saat saksi bersama pengurus pemuda Banjar Ambengan rapat, datang Seka Gong Semara Kusa Lawa (pemuda Banjar Ambengan) ke Balai Banjar Ambengan tersebut, bertujuan akan melaksanakan latihan megamel. Sekitar pukul 21.30 Wita, rapat pengurus pemuda Banjar Ambengan selesai dilaksanakan, kemudian Seka Gong Semara Kusa Lawa berencana akan mengambil perangkat gong yang akan digunakan untuk latihan megamel, ternyata sejumlah perangkat gamelan berupa 29 buah ceng-ceng dan satu buah kempur sudah tidak ada ditempatnya alias hilang.

Baca juga :  Optimalkan Lahan Sempit, Warga Tanam Vanili di Pekarangan Rumah

Mengetahui perangkat gong tersebut sudah hilang, selanjutnya salah seorang pemuda Banjar Ambengan saksi Ida Bagus Bimantara menghubungi ayahnya selaku Kelihan Banjar Ambengan, Ida Bagus Erawantara untuk menanyakan perihal apakah sebelumnya ada orang yang telah mengambil atau meminjam perangkat gamelan tersebut?, namun menurut Kelihan Banjar Ambengan dirinya tidak mengetahui perihal ada yang mengambil ataupun meminjam perangkat gamelan tersebut. tersebut.

Ketua Pemuda Banjar Ambengan yang mewakili Seka Gong Semara Kusa Lawa, selanjutnya membuat pengaduan laporan ke Polsek Ubud guna proses lebih lanjut.

Baca juga :  Diduga Korsleting Listrik, Piyasan Ludes Terbakar

Kapolsek Ubud, AKP Tama mengatakan berdasarkan laporan tersebut, Unit Opsnal Polsek Ubud melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku dan meminta keterangan sejumlah saksi. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya mendapat informasi dari saksi-saksi dan mendapat ciri-ciri pelaku. Selanjutnya tim Opsnal Polsek Ubud langsung melakukan penyelidikan di daerah tempat tinggal pelaku.

Setelah mengetahui tempat tinggal pelaku berasal dari Lingkungan Taman Ubud, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar, tim Opsnal Polsek Ubud melakukan klarifikasi terhadap pelaku.

Dari keterangan pelaku telah melakukan pencurian di dua tempat, yakni di Balai Banjar Ambengan mencuri 17 keping/buah ceng-ceng dan satu buah kempur. Di lokasi kedua, pelaku mengaku mencuri perangkat gamelan sebanyak 12 buah reong dan satu tromping di SMA Negeri 1 Ubud.

Baca juga :  Ketua TP PKK Gianyar Launching Posyandu Seroja Aman

Dari keterangan pelaku, perangkat gamelan yang dicuri sudah dijual kepada I Nyoman Agus Suta Pandita di Banjar Tihingan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Unit Opsanal Polsek Ubud langsung menuju ke daerah Klungkung. Setelah melakukan klarifikasi, I Nyoman Agus Suta Pandita membenarkan pernah membeli perangkat gamelan kepada pelaku kurang lebih sebanyak lima kali, selanjutnya tim Opsnal Polsek Ubud mengamankan barang bukti (BB) dan pelaku ke Mako Polsek Ubud, guna proses lebih lanjut.

Untuk BB yang berhasil diamankan polisi, yakni 17 keping/buah ceng-ceng, satu buah kempur, 12 buah reong dan satu buah tromping. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Vario. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini