Mencuri di Tiga TKP, Penjahat Kambuhan Dihadiahi Timah Panas

picsart 12 12 02.13.39
TAHAN SAKIT - Pelaku pencurian dengan pemberatan yang juga seorang penjahat kambuhan, saat menahan sakit karena dihadiahi timah panas.

Negara, DENPOST.id

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana, mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Minggu (12/12/2021). Kasus pencurian ini, dilakukan Gilang A asal Banyumas, Jawa Tengah, seorang penjahat kambuhan yang baru setahun lalu keluar penjara.

Kejadian tersebut, diungkap berdasarkan laporan dari masyarakat terkait pencurian satu kamera Canon DSLR EOS 4000 D warna hitam beserta chargemnya, sejumlah uang dan mie. Kemudian laporan ponsel Samsung Galaxy Tab A warna hitam dan sepeda motor Honda Scoopy No Pol DK 4954 ZG, beserta kunci kontaknya.

Baca juga :  Jukut Serapah Membumi dalam Lomba Kuliner Tradisional di Jembrana

Dari laporan tersebut, kemudian Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP M. Reza Pranata memerintahkan tim opsnal yg dipimpin oleh Kanit 1 Iptu I Gede Alit Darmana melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku Gilang A seorang penjahat kambuhan kasus pencurian.

Kemudian pada, Sabtu (11/12/2021), Sat Reskrim Polres jembrana melakukan penangkapan terhadap Gilang A bertempat di depan toko yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana. Karena pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga dihadiahi timah panas atau di dor.

Baca juga :  Penyu Langka Sitaan BKSDA Bali Dilepasliarkan ke Laut

Kemudian dilakukan pengembangan, pelaku Gilang A juga mengakui telah mengambil beberapa barang di tiga TKP. Dia sempat melakukan aksinya bersama L di satu TKP. Namun, kini L masih dalam pengejaran.

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan Gilang A melakukan aksinya dengan mendorong pintu Kantor Sekretariat Pramuka Kwarcab Jembrana dengan paksa, sehingga pintu kantor rusak. Selanjutnya pelaku langsung mengambil beberapa barang curian. Demikian juga di TKP lainnya dilakukan dengan memanjat tembok.

Baca juga :  Jelang Nyepi, Harga Cabai Masih Tinggi

Dalam kejadian ada tiga TKP, yakni di Kantor Sekretariat Pramuka Kwarcab Jembrana, ruang tunggu tamu SMKN 5 Negara yang beralamat di Jalan Denpasar-Gilimanuk KM 67, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, dan di rumah Gede Suratama di Jalan Sudirman, No. 5, Lingkungan Satria, Kelurahan Pondem, Kecamatan/Kabupaten Jembrana.

Kini, tersangka diamankan di Polres Jembrana dan dijerat pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini