Dongkrak Penjualan Produk, BRI Gandeng Beemarket.id Dukung UMKM Go Digital

picsart 12 12 04.28.46
CAR - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai bank terbesar di Indonesia mencatatkan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang solid pasca-right issue.

Jakarta, DENPOST.id

Komitmen untuk memberdayakan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) nasional terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kali ini, BRI menggandeng Beemarket.id untuk memasarkan produk mitra binaan BRI, baik di domestik maupun ekspor.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak berlangsung di Gedung Tamansari Parama, Jakarta Pusat, Selasa (9/11/2021). Hadir pada kesempatan tersebut, Executive Vice President Small and Medium Business Development BRI, Sepyan Uhyandi, dan Direktur Utama PT Market Satu Nusa selaku perusahaan yang menaungi Beemarket.id, Donny Maya Wardhana.

Nantinya, produk-produk UMKM mitra binaan BRI dapat dibeli oleh masyarakat di platform Beemarket.id melalui dua sistem, yakni online maupun offline. Pembayaran pun dapat dilakukan lewat cashless showcase di kantin, koperasi, atau melalui Rumah Kreatif BUMN yang dikelola oleh masing-masing Kantor Wilayah BRI. Selain transaksi e-commerce, lingkup kerjasama juga mencakup QRIS Kantin Jujur, serta even UMKM ke depan.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI, Amam Sukriyanto mengatakan BRI terus mengembangkan UMKM untuk Go Digital lewat kolaborasi dengan berbagai platform e-commerce, salah satunya Beemarket.id.
“Beemarket.id yang mengusung pada usaha dan local brand, akan membantu menciptakan nilai tambah bagi UMKM, khususnya mitra binaan BRI. Semoga dengan adanya kerjasama ini, kecintaan masyarakat Indonesia terhadap merek lokal bisa terus tumbuh,” ujarnya.

Baca juga :  Ditopang Kebangkitan UMKM, BRI Optimistis Hadapi Tantangan Ekonomi 2022

Menurutnya, hal ini merupakan strategi yang tepat bagi UMKM untuk terus melakukan ekspansi, meskipun di tengah situasi pandemi. Amam yakin, kualitas dari produk-produk lokal tak kalah dengan produk asing. Melalui pengembangan UMKM yang dilakukan oleh BRI, diharapkan akan mendongkrak kebangkitan ekonomi. Beemarket.id yang tergolong muda ini, berdiri pada Oktober 2021, dan telah menggandeng 20 mitra perusahaan pelat merah. Kemampuan ini juga yang membuat BRI yakin untuk bermitra dengan e-commerce tersebut.

Baca juga :  Oknum Sulinggih Cabul Diminta Tanggalkan Atribut

Selain itu, Beemarket juga menawarkan lima kategori produk, yakni fesyen, makanan dan minuman, kecantikan, kesehatan dan kriya yang seluruhnya merupakan produk lokal.

Sementara Direktur Utama PT Market Satu Nusa, Donny Maya Wardhana pun mengungkapkan apresiasinya terhadap kerjasama tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh BRI. Ke depan, Beemarket akan bekerjasama dengan UMKM di seluruh Indonesia,” ungkap Donny.

Dalam kesempatan terpisah, Head of Partnership and Collaboration PT Market Satu Nusa, Raisya Alianti optimistis kerjasama ini mampu mengangkat penjualan UMKM lokal ke jenjang yang lebih premium.
“Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah sudah mendukung sektor UMKM. Tapi di pasar e-commerce, branding dan marketing produk UMKM kita masih kalah bersaing dengan produk luar negeri. Maka, kami berinisiasi membuat platform yang khusus mengangkat dan membantu distribusi produk lokal asli Indonesia,” ungkap Raisya.

Baca juga :  Hujan Angin di Gianyar Juga Timbulkan Sejumlah Bencana

Adapun platform fee yang ditetapkan oleh Beemarket.id, yakni flat sebesar 3%. Selain BRI, mitra BUMN lainya antara lain Patra Jasa, Pelindo, Pos Indonesia dan lainnya. Sementara private sector ada MNC. “Beemarket saat ini sudah menjadi official partner Kemenparekraf. Kami terintegrasi dengan program stimulus Bangga Buatan Indonesia, untuk membantu UMKM dan memudahkan konsumen di Indonesia dalam membeli produk lokal, salah satunya melalui Beemarket.id,” jelas Raisya.

Bagi UMKM yang ingin bergabung di Beemarket.id, harus memastikan produk yang dijual bukanlah produk asing. Pihak kurator juga mengutamakan bagi mereka yang memiliki izin legalitas usaha, seperti NIB dan HAKI. Kendati demikian, tidak menutup kesempatan bagi mereka yang belum memiliki izin karena akan dibantu pengurusan legalitasnya.
(a/111)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini