57 Ribu Anak di Badung Siap Divaksin Covid-19

picsart 12 14 06.31.30
Koordinator Komunikasi Satgas Covid-19 Kabupaten Badung, IGN Jaya Saputra.

Mangupura, DENPOST.id

Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun akan mulai dilaksanakan di Kabupaten Badung, Rabu (15/12/2021). Berkaitan dengan hal tersebut, pemutakhiran data sasaran data anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Badung, telah selesai divalidasi.

“Sampun (sudah-red) selesai pemutakhiran data. Dari pusat, kami dapat data sasaran 45.000 lebih. Sedangkan dari pendataan di lapangan kami dapat sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun sejumlah 57.201 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr I Nyoman Gunarta, Selasa (14/12/2021).

Adapun vaksin yang akan disuntikkan adalah vaksin jenis Sinovac. Dinas Kesehatan Badung pun telah mengambil sebanyak 20.000 dosis vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dan langsung mengalokasikannya ke masing-masing puskesmas yang ada di Badung, dan disesuaikan dengan jumlah sasaran di wilayah masing-masing.

“Kami langsung bagi vaksin itu ke masing-masing puskesmas. Sehingga besok semua kecamatan bisa kick off vaksinasi bersamaan dengan provinsi. Besok, Bapak Sekda juga rencananya akan meninjau langsung pencanangan vaksinasi yang mengambil tempat di SDN 3 Sempidi,” kata dokter asal Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal ini.

Baca juga :  Wujud Bakti Rsi Yadnya, Giri Prasta Serahkan Punia ke Sulinggih

Untuk vaksinator, kata dr Gunarta akan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesemas sebagai vaksinator inti. Kemudian dilengkapi juga dari tim vaksinator dari Dinas Kesehatan Badung. “Kalau dulu untuk masyarakat umum, kami menerjunkan 65 tim vaksinator gabungan dari Dinas Kesehatan, RS swasta, bantuan dari TNI-Polri, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan yang ada di Badung, termasuk organisasi profesi. Untuk sekarang cukup di-back up dari Dinas Kesehatan saja dulu, sambil melihat peta pelaksanaan selama seminggu ke depan,” beber dr. Gunarta.

Baca juga :  Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Merangkak Naik

Terkait sosialisasi vaksinasi terhadap anak, pihaknya sudah melibatkan semua aparat kewilayahan, para guru dan tokoh masyarakat. Meski sosialisasi sudah digencarkan, namun bila ada orangtua yang masih ragu untuk mengizinkan anaknya divaksinasi, pihaknya tetap akan melakukan pendekatan.

“Kita memang tidak bisa memaksakan. Memang harus atas kemauan diri sendiri sebagai wujud tanggung jawab mewujudkan herd immunity. Tapi jika memang ada orangtua yang belum siap anaknya divaksin, tentu kami akan lakukan pendekatan-pendekatan secara persuasif,” ungkap mantan Dirut RSD Mangusada itu.

Baca juga :  Cegah Masyarakat Mudik, Seluruh Kendaraan Diperiksa Ketat

Sementara Koordinator Komunikasi Satgas Covid-19 Kabupaten Badung, IGN Jaya Saputra mengatakan, vaksinasi harus tetap digencarkan, mengingat varian baru Covid-19, terus ada. “Ya, meski belum masuk Badung kita tetap waspada. Kasus Covid-19 di Badung masing melandai, walau pun masih ada yang postif satu orang, delapan orang sembuh dan satu pasien meninggal pada Senin lalu. Kewaspadaan tetap harus dilakukan dengan tetap melakukan protokol kesehatan,” terangnya.

Untuk vaksinasi anak ini, kata mantan Camat Mengwi ini akan dilaksanakan vaksinasi dosis pertama mulai 15 – 18 Desember 2021. Sedangkan vaksinasi lengkap (dosis kedua) dilakukan pada 12 – 15 Januari 2022. (dewa sanjaya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini