Tinjau Penangan Sampah Kiriman, Bupati Giri Prasta Apresiasi Sinergitas Komponen yang Terlibat  

picsart 12 15 07.53.34
TANGANI SAMPAH - Bupati Giri Prasta, didampingi Kapolres Badung, AKBP Leo Dedy Defretes, saat meninjau langsung penanganan sampah kiriman di Pantai Berawa, Rabu (15/12/2021)

Mangupura, DENPOST.id

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta mengucapkan terimakasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, beserta jajaran karena sejak sampah kirimin muncul dan memenuhi kawasan Pantai Berawa dari empat hari terakhir, tim DLHK Badung telah bergerak dengan mengerahkan kekuatan tenaga dan armada yang ada untuk menangani sampah yang terdampar berupa ranting pohon, kayu berukuran besar dan plastik.

“Saat ini kami meninjau langsung ke lapangan bersama Bapak Kapolres dan Ibu Kapolsek beserta jajaran untuk berbaur bersama tenaga kami yang ada di DLHK, dan ikut merasakan membersihkan sampah secara langsung karena kami memiliki tanggung jawab penuh terhadap penanganan sampah ini. Dan astungkara bisa kita lakukan dengan baik, jangan sampai sampah ini menggunung karena sampah datangnya tidak hanya sekali, namun datang setiap menit dan jam,” kata Bupati Giri Prasta, didampingi Kapolres Badung, AKBP Leo Dedy Defretes, saat meninjau langsung penanganan sampah kiriman di Pantai Berawa, Rabu (15/12/2021).

Baca juga :  Puluhan Cewek Kafe Terjaring di Delod Berawah

Turut hadir Kadis LHK Badung, Wayan Puja; Camat Kuta Utara, Putu Eka Parmana; Kapolsek Kuta Utara, AKP Putu Diah Kuniawandari; Perbekel Tibubeneng, Made Kamajaya, dan pelaku wisata di kawasan Pantai Berawa.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengatakan bahwa Pemkab Badung tidak akan berhenti sampai di situ dalam menanggulangi fenomena sampah kiriman yang rutin menyerbu pantai yang ada di Badung tiap tahunnya. Bahkan pihaknya memastikan akan menambah armada pembersih sampah, seperti loader, eskavator dan mobil pencacah sampah. “Astungkara ke depan kita bisa membeli mobil pencacah sampah, sehingga sampah kayu itu akan kita selesaikan di tepi pantai agar tidak mengganggu wisatawan maupun destinasi yang ada. Inilah cara kami untuk mempermudah proses pelayanan dengan bergotong-royong berjuang dan bergerak bersama untuk kepentingan masyarakat Badung, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Kuta Utara,” tegasnya. (115)

Baca juga :  BMKG : Hujan Ekstrem Karena Faktor Meteorologis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini