Dokter Bagus Darmayasa: Bukan Salah Jurusan, Melukis Hanyalah Hobi

dokter1
Dokter Gede Bagus Darmayasa (kanan) saat masih bertugas di RSBM, Sanur, Densel. (DenPost/ist)

DOKTER yang satu ini bukanlah sembarangan. Selain banyak punya teman, mulai dai rakyat jelata hingga kalangan pejabat, dr.Gede Bagus Darmayasa, M.M., M.Repro., juga aktif melukis. Setelah bertugas di Rumah Sakit Puri Raharja (RSPR), Denpasar, dia memainkan jari-jemari untuk melukis pemandangan alam, tokoh, atau apa saja yang disukainya.

Kendati sibuk dengan tugas-tugas sebagai Dirut, pria asal Pesinggahan, Goa Lawah, Klungkung, ini juga banyak mendapat order (pesanan), baik dari kerabat atau para pejabat. Satu lukisan dengan media pastel akrilik, mampu dia selesaikan selama dua sampai tiga jam, atau tergantung rumitnya lukisan. Sedangkan setiap hari, rata-rata dia merampungkan dua sampai tiga lukisan.

Baca juga :  Majelis Hakim Tolak Eksepsi dan Penangguhan Zainal Tayeb

Untuk melukis wajah seseorang, dr.Bagus bahwasanya tidak menggambar secara langsung, namun menerima foto yang dikirim lewat HP. Supaya tak sampai mengganggu tugas-tugas di kantor, dia lebih banyak melukis di rumah untuk mengisi waktu luang atau mengusir kantuk. Tak hanya itu. Dia juga selalu membawa kertas gambar dan pastel saat pergi ke mana saja. ‘’Supaya tidak bengong dan jenuh, waktu-waktu kosong saya selalu isi dengan melukis. Selain itu, saya olahraga atau bergaul dengan sesama,’’ tegas pria kelahiran 26 Juli 1962 ini.

Ditanya apakah dia salah jurusan mengambil kuliah di Fakultas Kedokteran (FK) Unud ketimbang menjadi pelukis? Dengan tenang, dr. Bagus menjawab itu bukanlah salah jurusan. Baginya, melukis adalah hobi dan hiburan untuk membangkitkan kebahagiaan. Dia melukis bukan untuk diri sendiri, tapi dibagikan ke orang lain. Sebut saja saat mengucapkan selamat pagi, dia mengirim kata-kata mutiara disertai lukisan yang dibuatnya. ‘’Ini lebih orisinal ketimbang saya memakai lukisan atau foto orang lain. Lukisan ini juga sebagai sarana silaturahmi,’’ beber penggemar berat mobil balap dan menyanyi ini.

Aktivitas melukisnya ‘’meledak-ledak’’ ketika dia menjabat Dirut RSJ Bali di Bangli tahun 2014-2017. Tahun 2017 pula, dr. Bagus merangkap menjadi Plt.Dirut Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) di Sanur, Densel. ‘’Saya merangkap jabatan Dirut RSBM tanpa digaji. Walau demikian, saya tak tinggalkan aktivitas melukis ini,’’ tegasnya.

Baca juga :  Jumat, 81 Orang Positif Covid-19 dan empat pasien meninggal di Denpasar

Kenangan yang tak dia lupakan yakni saat menjalani isolasi di RS lantaran terpapar covid-19 pada Agustus 2021. Saat itu dr.Bagus menyuruh anaknya membawa kertas, pastel akrilik, dan pensil warna. Dia melukis sebanyak-banyaknya untuk menghibur diri, sekaligus meningkatkan imun tubuh. Berkat seni itu pula dia akhirnya sembuh dari covid-19. ‘’Tugas saya sekarang hanya membahagiakan orang lain dan saya harus banyak bersyukur. Kalau orang lain bahagia, saya juga ikut bahagia,’’ tandasnya. (yad)

Baca juga :  Pascalarangan Mudik, Dishub Jaga Jalur Tikus Travel Liar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini