Jelang Nataru, Tambahan Penerbangan Internasional Ditiadakan 

kosong 1
KOORDINASI - Rapat Koordinasi Pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) digelar di Polresta Denpasar, Kamis (16/12/2021).

Padangsambian, DENPOST.id

Polresta Denpasar menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (16/12/2021). Rapat yang dihadiri unsur terkait itu juga membahas masalah penanganan dan antisipasi penyebaran Covid-19. Dan, saat rapat juga dibahas upaya antisipasi gelombang tiga Covid-19, sebab naiknya jumlah kunjungan ke Bali melalui bandara jelang Nataru dinilai berpotensi memunculkan klaster baru Covid-19.

AVSEC Angkasa Pura, I Made Sudiarta, mengungkapkan, saat Nataru tambahan penerbangan internasional ditiadakan. “Hingga saat ini, penerbangan internasional masih kosong,” ucapnya. Meski demikian, penerbangan domestik selalu bertambah karena jumlah kunjungan jelang liburan akhir tahun terus naik. “Untuk pengamanan dan pengawasan aktivitas penumpang, mulai Jumat 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 akan dibuat posko terpadu di bandara,” terangnya.

Baca juga :  19 Tahun Bali TV, Tetap Ajegkan Adat dan Budaya Bali

Sementara Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Made Uder, mengatakan, fokus pengamanan adalah mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat kehusunya jelang Nataru. “Di Denpasar, sebaran Covid-19 sudah nol kasus. Kami, harapkan di wilayah Badung (Kuta dan Kuta Selatan) mengikuti Denpasar. Dan, semoga nanti saat pengamanan Nataru dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Made Uder juga berharap, dengan digelar rapat koordinasi ini, seluruh instansi terkait bersama-sama dan bersinergi melakukan pengamanan dan meningkatkan pengawasan prokes jelang Nataru. “Wisatawan domestik pasti akan meningkat ke Bali dan pengawasan penerapan prokes perlu ditingkatkan,” katanya.

Baca juga :  Giliran 1.344 Anjing Peliharaan di Banjar Se-Pemecutan Divaksin

Hal senada disampaikan Danramil 1611-07/Denpasar Barat, Mayor Inf Ida Bagus Putu Swatama. Dikatakannya, TNI selalu siap mendukung pengamanan saat Nataru. “Terkait Operasi Aman Nusa (penerapan prokes) harus ditingkatkan lagi. Nataru bisa menjadi bumerang buat kita jika masyarakat tidak taat prokes,” pungkasnya. (wiadnyana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini