Festival Pandawa X, Cok Ace Harapkan Akhir Tahun Jadi Peluang Pariwisata Bali

picsart 12 16 07.13.19
FESTIVAL PANDAWA - Wagub Cok Ace, saat membuka Festival Pandawa X.

Kutsel, DENPOST.id

Wagub Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menghadiri dan membuka secara resmi penyelenggaraan Festival Pandawa X, dan Kontes Bonsai Nusantara the Max Under 30cm di Pantai Pandawa, Desa Adat Kutuh, Badung, Rabu (15/12/2021).

Hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Badung, Kadis Pariwisata Badung, serta undangan lainnya.

Penglingsir Puri Ubud yang akrab disapa Cok Ace ini, menyampaikan kondisi pariwisata Bali, beserta para pelaku usahanya dan masyarakat umum yang berada pada titik kondisi memprihatinkan karena terdampak paling parah akibat pandemi Covid–19. Bahkan perekonomian Bali mengalami kontraksi paling parah di antara provinsi lainnya di Indonesia.

“Kondisi yang saya perhatikan semenjak pandemi ini terjadi benar-benar memprihatinkan, begitu miris, ” ujarnya.

Baca juga :  Pilkada Badung Tetap Dilaksanakan 9 Desember 2020

Sebab selama dua tahun terakhir ini, awalnya masyarakat Bali masih bisa bertahan, namun kebelakang dia melihat sudah semakin memburuk. Bertolak dari kondisi itulah, dia bersama Gubernur Bali, Wayan Koster, telah memperjuangkan kondisi Bali terutama sektor pariwisata yang menjadi tumpuan masyarakat Bali. Tujuanya agar bisa sedikit bernapas meraih sedikit kucuran rupiah dari para wisatawan di penghujung tahun 2021.

Karena penghujung tahun menjadi salah satu peluang, di mana para wisatawan menghabiskan waktu liburannya untuk berwisata, salah satunya di Bali.

Baca juga :  Buntut Korban Tenggelam, Pantai Tegal Wangi Diawasi Ketat

Karenanya, Festival Pandawa juga diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Bali.

Sementara Kepala Badan Pengembangan dan Perencanaan Kawasan Destinasi Pantai Pandawa, Wayan Duarta menjelaskan dilaksanakannya festival yang ke sepuluh dengan tujuan utamanya tidak lain adalah untuk kembali mempromosikan keberadaan destinasi Pantai Pandawa.
“Meski di tengah pandemi, semasih ada jalan maka festival ini pasti kami laksanakan. Tujuan pertama, tentu saja promosi kawasan. Apalagi festival ini juga merupakan bagian dari kerjasama kita dengan stakeholder,” ujarnya, seraya menyebutkan festival ini berlangsung selama 6 hari, yakni dari 15 sampai 20 Desember 2021. (113)

Baca juga :  Juru Sita PN Denpasar Tunda Penetapan Sita Jaminan Jimbaran Hijau

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini