Penerapan Prokes di Esports Nusa Dua, Wajib Swab dan Terapkan PeduliLindungi

e sport baru 1
ESPORTS - Turnamen Esports Piala Presiden yang menerapkan prokes secara ketat dan dibuka Kepala Staf Kepresidenan, Muldoko.

Nusa Dua, DENPOST.id

Tidak mau kecolongan munculnya varian baru Covid-19, penerapan prokes di kawasan elit Nusa Dua dilakukan secara ketat dan konsisten. Salah satunya saat digelar Grand Final Esports yang dibuka Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Jumat (17/12/2021).

Pengamanan event yang berlangsung di Hotel Westin tersebut dilakukan berjenjang dan dijaga petugas keamanan setempat. Sejak begitu masuk di kawasan hotel berbintang ini, security pembuka gate langsung bertanya tentang tujuan datang ke hotel tersebut. Setelah parkir, baik itu peserta, undangan termasuk awak media wajib mengikuti Tes Swab Antigen. Di mana tenda pelaksanaan swab berada di sebelah kanan. Tidak perlu menunggu terlalu lama, hasilnya keluar dengan stiker hijau jika hasilnya negatif. Berbekal stiker yang ditempel di baju atau ditanda pengenal ini barulah bisa leluasa masuk ke lokasi pertandingan. Yang tak kalah penting adalah pemakaian masker menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan serta mendownload aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga :  Diduga Nyuri HP, Turis Timur Tengah Diperiksa Polisi

Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita, mengaku bersyukur The Nusa Dua kembali dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan event bergengsi Grand Final Piala Presiden Esports 2021. “Kami sangat mendukung penyelenggaraan event ini dan berharap event ini mampu menggerakkan event-event lainnya untuk dilangsungkan di kawasan The Nusa Dua, kawasan wisata yang terintegrasi dengan kelengkapan fasilitas akomodasi serta memiliki kesiapan infrastruktur digital dalam menunjang kegiatan yang membutuhkan layanan internet dan jaringan komunikasi yang prima,” terangnya.

Sebagai sebuah destinasi wisata berkonsep Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) and world class tourism complex, Kawasan The Nusa Dua memiliki kelengkapan akomodasi lebih dari 5.000 kamar hotel serta fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi. Selain itu, The Nusa Dua juga dilengkapi dengan Pulau Peninsula yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan pendamping MICE, serta rumah sakit dengan standar internasional.

Baca juga :  1.065 Hotel dan 345 Restoran Terima Hibah Pariwisata

Guna menunjang kebutuhan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam kawasan The Nusa Dua, ITDC melalui anak usahanya ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU) telah menjalin kerjasama dengan PT Tower Bersama (TBG) untuk mengintegrasikan layanan TIK di kawasan The Nusa Dua dalam rangka meningkatkan pelayanan teknologi informasi dan komunikasi bagi pelaku usaha serta mewujudkan visi The Nusa Dua sebagai Smart Resort.
Selain itu, dalam rangka adaptasi penyelenggaraan event di masa pandemi, kawasan The Nusa Dua juga telah menerapkan sejumlah tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan, mewajibkan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) bagi kawasan dan tenant, menyelesaikan program vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pekerja di dalam kawasan serta mendorong pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya untuk memitigasi penyebaran COVID-19 di kawasan The Nusa Dua.

“Dengan semua fasilitas yang kami miliki serta penerapan protokol kesehatan dalam kawasan, kami menyatakan bahwa The Nusa Dua sangat siap untuk menjadi venue berbagai event nasional dan internasional, bahkan di masa pandemi. Terbukti beberapa bulan terakhir sejumlah event telah sukses digelar disini tanpa menimbulkan klaster baru penularan Covid-19. Kami berharap dengan semakin banyak penyelenggaraan event yang berlangsung di The Nusa Dua dapat membantu upaya pemerintah memulihkan pariwisata Bali dan nasional paska pandemi,” tutup Ardita.

Baca juga :  Gerakan Pengabdian Masyarakat, Unmas Ajak Pelajar Lakukan Ini

Sementara itu, Moeldoko dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 yang dianggapnya jauh lebih siap dan pelaksanaannya semakin baik. Maka dari itu, pemerintah terus komitmen untuk mendukung penuh penyelenggaraan Piala Presiden Esports untuk tahun-tahun selanjutnya.
“Piala Presiden Esports 2021 pelaksanaannya semakin baik, semuanya mendukung karena banyak kementerian yang turut andil. Ketika dulu masih perdana di tahun 2019, perjuangannya tidak mudah, tapi Bapak Presiden Jokowi bilang ‘jalankan’ dan dia restui, sebab esports adalah ajang kompetitif yang membangun jiwa dan karakter anak muda Indonesia,” kata Moeldoko. (sugiadnyana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini