Gubernur Koster Resmikan Pasar Rakyat Gianyar

picsart 12 19 08.31.47
RESMIKAN PASAR - Gubernur Bali, I Wayan Koster, didampingi Bupati Gianyar, Made Mahayastra, dan pejabat Pemprov Bali, dan pejabat Gianyar, saat meresmikan Pasar Rakyat Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Pasar Rakyat Gianyar, yang menjadi kebanggaan masyarakat Gianyar, serta sebagai pasar rakyat termegah di Indonesia ini, akhirnya diresmikan Gubernur Bali, I Wayan Koster, Sabtu (18/12/2021). Peresmian Pasar Rakyat Gianyar juga dirangkaikan dengan peresmian Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar, yang sudah rampung pembangunannya terlebih dahulu, peresmian Gedung Ayodya RSUD Sanjiwani, serta pengukuhan Sekar Pucuk Bang sebagai maskot Kota Gianyar.

Kegiatan yang dihadiri Bupati Gianyar, Made Mahayastra; Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta; DPRD Provinsi Bali dapil Gianyar; Wakil Bupati Gianyar, AA Gede Agung, dan sejumlah pejabat Provinsi Bali, dan pejabat Gianyar berlangsung di depan Pasar Rakyat Gianyar.

Dibawah kepemimpinan Bupati Made Mahayastra, Gianyar terus berbenah. Berbagai pembangunan dan terobosan terus dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperindah wajah Kota Gianyar. Bahkan Bupati Mahayastra berani membangun pasar tradisional dengan anggaran mencapai Rp250 miliar.

“Ini adalah pasar rakyat atau pasar umum atau pasar tradisional termegah di Bali, bahkan di Indonesia jarang ada kepala daerah yang berani membangun pasar dengan anggaran Rp250 miliar di masa Covid-19, karena secara hitung-hitungan dia tidak akan menghasilkan apa-apa, secara hitung-hitungan dia tidak akan menambah PAD, namun di sini ada ribuan rakyat kecil yang mencari penghidupan yang harus kita prioritaskan. Itulah yang dinamakan ideologi marhaenisme,” kata Bupati Mahayastra.

Baca juga :  Bertahap, Vaksinasi Covid-19 di Badung

Dikatakannya, Pasar Umum Gianyar dibangun pertama kali pada tahun 1771, dan direnovasi pada tahun 1994, telah menjadi ikon Kabupaten Gianyar yang sudah dikenal luas, baik di dalam maupun di luar negeri.
Memperhatikan bangunan pasar yang sudah tua dan kondisi bangunan sudah tidak layak, sehingga menyebabkan daya saing Pasar Umum Gianyar menjadi lemah. Maka Pemkab Gianyar mengambil kebijakan untuk merevitalisasi Pasar Umum Gianyar.

Dengan dilakukannya revitalisasi, diharapkan dulunya Pasar Umum Gianyar dapat memulihkan citra pasar umum dari kesan kotor, semrawut, bau dan gersang menjadi Pasar Rakyat Gianyar yang modern, bersih, tertib, nyaman dan sejuk, serta lebih berdaya saing tinggi, selaras dengan tumbuh berkembangnya pasar modern. Terlebih lagi bisa menjadi ikon baru dan destinasi wisata belanja di Kota Gianyar.

Baca juga :  Curi HP, Pengangguran Diciduk Polisi

Seemntara Gubenur Bali, I Wayan Koster mengatakan pembangunan Pasar Rakyat Gianyar sangat baik. “Ini arsiteknya bagus sekali. Tampilannya juga sudah sesuai dengan peraturan Gubernur Bali, di mana menggunakan aksara Bali di atas tulisan Pasar Rakyat Gianyar kemudian desain gedungnya telah menggunakan energi bersih ramah lingkungan dengan menggunakan panel surya. Ini sesuai dengan peraturan Gubernur Bali Nomor 45 tahun 2020 tentang penggunaan energi bersih dari hulu sampai hilir,” katanya.

Gubernur Koster selain meresmikan Pasar Rakyat Gianyar dengan pemukulan kulkul dan pemotongan pipa, juga melakukan pengecekan ke dalam Pasar Rakyat Gianyar.

Usai meresmikan Pasar Rakyat Gianyar, Gubenur Koster meresmikan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar, Gedung Ayodya RSUD Sanjiwani dan pengukuhan Sekar Pucuk Bang sebagai maskot Kota Gianyar. “Sebagai Gubernur saya memprioritaskan pembangunan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) provinsi dan kabupaten/kota. Dari 10 kantor MDA, sembilan milik kabupaten/kota dan satu provinsi yang dibangun, semua menggunakan dana CSR dan satu-satunya yang menolak dibantu adalah Bupati Gianyar,” kata Gubernur Koster.

Baca juga :  Empat Dokter Terpapar Covid-19, Sejumlah Poli RS Sanjiwani, Gianyar, Tutup

Tak hanya kepeduliannya kepada desa adat, Gubernur Koster juga mengapresiasi kebijakan Bupati Mahayastra terkait biaya berobat gratis bagi masyarakat Gianyar, yang terlebih lagi dengan diresmikannya Gedung Ayodya RSUD Sanjiwani akan menambah kenyamanan bagi masyarakat Gianyar yang sedang menjalani pengobatan.

Bupati Mahayastra kbali mengatakan setelah dilakukan revitalisasi, Pasar Rakyat Gianyar mampu menampung 1.643 pedagang di los, kios sebanyak 95 unit, dan toko sebanyak 143 unit. Bupati Mahayastra menekankan dalam pengundian nanti akan berlaku seadil-adilnya kepada seluruh pedagang.
“Hari ini diresmikan, awal Januari sudah ada pengundian terkait dengan tempat jualan Pasar Rakyat Gianyar ini. Para pedagang jangan khawatir kita akan berlaku seadil-adilnya saat pengundian nanti,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pedagang di Pasar Gianyar, karena telah berkorban mau direlokasi sementara saat pembangunan pasar, begitupula dengan dokter dan tenaga kesehatan RSUD Sanjiwani yang terganggu dan jam kerjanya ya v perlu diatur karena pembangunan Gedung C Ayodya. (c/116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini