Jelang Nataru, Keluar-Masuk Nusa Penida Diperketat

ketat nusa 1
VAKSINASI - Petugas Dinas Kesehatan Klungkung melayani vaksinasi warga yang mau menyebrang ke Nusa Penida di pelabuhan Tribuana, Desa Kusamba belum lama ini.

Semarapura, DENPOST.id

Jelang Hari Natal dan Tahun Baru, pihak Kecamatan Nusa Penida, Klungkung kembali memperketat pintu masuk dan keluar wilayah kepulauan tersebut. Mulai Jumat (24/12/2021), warga yang hendak menyeberang dari ataupun ke Nusa Penida wajib menunjukkan bukti vaksin dosis II. Hal ini dilakukan mengingat capaian vaksinasi dosis I dan II di wilayah Nusa Penida belum mencapai angka 100 persen.

Camat Nusa Penida, Komang Widiasa Putra, ketika dimintai konfirmasi Selasa (21/12/2021) mengakui kalau capaian vaksinasi di Nusa Penida belum mencapai 100 persen. Data terakhir menunjukkan, persentase capaian vaksinasi dosis I masih di angka 83 persen. Sedangkan dosis II hanya 63 persen saja.

Baca juga :  Jaga Kestabilan Harga Rumput Laut di Nusa Penida, Pemkab Klungkung Gandeng Koperasi

“Dengan pertimbangan masih rendahnya capaian vaksinasi inilah kami di Kecamatan Nusa Penida memutuskan untuk melakukan penerapan atau pemberlakuan bukti vaksin dosis II,” ungkap Komang Widiasa Putra.

Untuk menindaklanjuti hal itu, Widiasa Putra mengaku sudah bersurat kepada Perbekel se-Kecamatan Nusa Penida. Dalam surat tertanggal 20 Desember 2021 itu dijabarkan bahwa pemberlakukan bukti vaksin dosis II akan diterapkan di dua lokasi yakni di Kantor Camat Nusa Penida dan di pelabuhan. “Untuk di Kantor Camat, sebelum memasuki Kantor Camat, masyarakat wajib menunjukkan bukti vaksin dosis II. Apabila tidak dapat menunjukkan, maka pelayanan untuk yang bersangkutan akan ditunda atau bisa tidak dilayani,” katanya.

Baca juga :  Empat Tahun, 746 Anak Berhadapan Dengan Hukum

Sedangkan untuk di pelabuhan, masyarakat yang hendak menyeberang dari ataupun ke Nusa Penida juga wajib menunjukkan bukti vaksin dosis II. Pengecekan akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 di Kecamatan. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan tim vaksinator, sehingga ketika ada warga yang tidak dapat menunjukkan bukti vaksin dosis II, maka mereka bisa langsung mendapat vaksin di lokasi.

“Yang kita lakukan nanti berupa penertiban calon penumpang, dan itupun sifatnya secara sidak atau sewaktu-waktu. Sementara kami lakukan ketika warga mau menyeberang dari Nusa Penida atau mau ke Bali Daratan. Wajib bisa menunjukkan sudah vaksin dosis ll,” tegasnya.

Baca juga :  Ketua DPRD Klungkung Serap Aspirasi Pedagang di Pasar Semarapura

Sebagai tindak lanjut atas surat edaran tersebut, Widiasa Putra berharap para Perbekel se-Kecamatan Nusa Penida bisa meneruskan informasi terkait pemberlakukan bukti vaksin dosis II tersebut kepada masyarakat di desanya masing-masing.

Demikian juga jika ada masyarakat yang belum divaksin dosis I, diharapkan dapat diarahkan untuk segera mendatangi pos pelayanan kesehatan terdekat sehingga bisa segera melakukan vaksinasi. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini