Komplikasi Tiga Penyakit, Cokorda Pemecutan Meninggal

Almarhum AA. Ngurah Manik Parasara yang bergelar Ida Cokorda Pemecutan XI

Pemecutan, DENPOST.id
Anak Agung Ngurah Manik Parasara yang bergelar Raja Pemecutan XI atau yang juga dikenal dengan sebutan Cokorda Pemecutan, meninggal dunia pada Rabu (22/12/2021) pagi sekitar pukul 06.00 wita. Hal itu dibenarkan menantu pertama almarhum, Ida Bagus Wesnawa atau Gus Wes. “Beliau komplikasi, jantung, diabetes dan asam urat. Baru terdeteksi sejak Oktober lalu,” ungkapnya.

Kata dia, Cokorda memang sakit sejak Oktober 2021 lalu. Cokorda mengeluh dirinya kurang nyaman, bahkan sempat merasa linglung. Atas kondisi itu, keluarga merujuknya ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Setelah menjalani perawatan intensif selama satu bulan, perawatan selanjutnya dilakukan di rumah atau home care.
Selama menjalani perawatan di rumah, kondisi kesehatan Cokorda Pemecutan berangsur membaik. Namun tak disangka, kesehatan Cokorda melemah pada Rabu pagi, kemudian meninggal dunia.

Baca juga :  Klungkung Teruskan Karantina OTG-GR di Hotel

Menurut Gus Wes, tak ada pesan khusus sebelum sang raja meninggal. Namun satu kalimat almahum yang ia sangat ingat yakni, “kalau sudah nasib, kalau sudah takdir tidak bisa dikalahkan siapa. Tidak ada yang bisa membendung”.
Dia mengatakan, pesan yang selalu diingatkan almarhum adalah agar generasi penerusnya dapat menjaga warisan peninggalan leluhur dan tetap rukun dalam keluarga.
Tekait acara palebon, Gus Wes menyebut keluarga akan menggelar rapat untuk menentukan hari baik. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini