Pungut HP di Jalan, Seorang Kakek Terancam 5 Tahun Penjara

picsart 12 23 11.00.43
DITANGKAP - I Putu Sada alias Guru Dedik saat ditangkap Polsek Marga usai memungut HP di jalan.

Tabanan, DENPOST.id

Hati-hati jika memungut HP di jalan raya, bisa saja berujung di kantor polisi. Seperti yang dialami seorang kakek, I Putu Sada alias Guru Dedik (54). Pria asal Banjar Payangan Kaja, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan ini, terancam lima tahun penjara gara-gara memungut HP.

Kapolsek Marga, AKP I Gede Budiarta, mengatakan, Guru Dedik awalnya memungut HP di seputaran jalan di Banjar Geluntung, Kecamatan Marga, pada 20 Oktober 2021, sekitar pukul 08.00. Kemudian HP milik seorang pelajar bernama I Made Adi Dharma Putra (17) asal Banjar Geluntung itu, dibawa pulang oleh Guru Dedik. “Keesokan harinya, Guru Dedik membawa HP itu ke konter HP. Dia membelikan kartu baru, dan kartu lamanya dibuang,” katanya, Kamis (23/12/2021).

Baca juga :  Pelajar Ditusuk Sajam di Rumahnya

Selanjutnya pemilik HP melapor ke Polsek Marga. Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan mendapat informasi terkait keberadaan tersangka. Polisi kemudian menuju rumah tersangka di Banjar Payangan Kaja. “Setelah nomor dari kotak HP dicocokkan dengan HP, ternyata memang benar HP tersebut milik korban. Tersangka lantas dibawa ke Polsek Marga,” ujar Budiarta.

Menurut Budiarta tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian yakni sengaja mengambil HP yang jatuh di jalan, kemudian berniat untuk memiliki dengan cara mengganti nomor HP agar tak bisa dihubungi. “Sesuai pasal 362 KUHP, tersangka terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Lapas Tabanan Gunakan Alat Ukur Suhu Tubuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini