Selama Pandemi, Pengungkapan Kasus Narkoba di Bangli

picsart 12 24 03.12.27
GELEDAH - Anggota Satresnarkoba saat melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap terduga pelaku penyalahguna narkoba di Bangli. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Tahun 2021, penindakan penyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan 4,55 % yaitu 23 kasus dibandingkan dengan tahun 2020. Dengan adanya peningkatan kasus ini, menjadi warning terutama masyarakat Bangli agar selalu waspada dan bersama-sama perangi narkoba. Demikian ditegaskan Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, dalam press release akhir tahun di Mapolres Bangli, Jumat (24/12/2021).

Diuraikannya, jumlah kasus yang ditangani tahun 2020 sejumlah 22 kasus dengan jumlah 28 tersangka. Sedangkan tahun 2021, jumlah kasus yang ditangani sejumlah 23 kasus dengan jumlah tersangka 27 orang. Barang bukti yang disita tahun 2020 sebanyak 5,1 gram netto sabu, 6,25 gram netto ganja. Sementara tahun 2021 barang bukti yang disita ada 7,73 gram sabu sedangkan jenis lainnya nihil.

Baca juga :  Pamit Antar Anak, Alia Malah Ditemukan Jadi Mayat

Kasatnarkoba Bangli, AKP I Gusti Made Dharma Sudira, menambahkan, semua pelaku merupakan orang lokal Bali. Rata-rata modusnya janjian sebatas melakukan tempelan di suatu tempat tanpa saling bertemu. “Mereka transaksinya online, tidak saling kenal, tidak pernah bertemu. Jaringanya juga terputus. Begitu satu tertangkap, komunikasi di atasnya langsung terputus,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, untuk pengedar di Bangli terdeteksi tidak ada. Hanya sebatas kurir. Kendati demikian tahun 2022 nanti pihaknya tetap menargetkan mampu mengungkap kasus lebih banyak dibandingkan tahun 2021 yakni 7 penyelidikan, 5 sidik dan 5 pengembangan.(128)

Baca juga :  Banyu Pinaruh, Pengamanan Wisata Tirta di Bangli Diperketat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini