Sepi, Terminal Kaliakah Disulap Jadi Pusat Kuliner

picsart 12 27 10.40.48
PUSAT ANGKRINGAN - Terminal Kaliakah, Kecamatan Negara yang kini disulap menjadi pusat angkringan kuliner.

Negara, DENPOST.id

Terminal Kaliakah, Kecamatan Negara yang dibangun dengan dana miliaran rupiah dan cukup megah, sejak beberapa tahun lalu selalu sepi. Bahkan terkesan terbengkalai.
Namun kini areal Terminal Kaliakah disulap menjadi pusat angkringa kuliner.
Harapannya, terminal tersebut akan selalu ramai dan menjadi ajang kreativitas anak-anak muda Jembrana.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, meresmikan angkringan Negaroa Bahagia itu, Minggu (26/12/2021) malam. Angkringan ini memanfaatkan ruang kosong di  area terminal ini dikelola dengan  konsep sinergi oleh beberapa  komunitas anak muda dan organisasi kewirausahaan.

“Angkringan ini dinamakan Angkringan Negaroa Bahagia. Sesuai namanya kita ingin memberikan ruang kreativitas bagi anak-anak muda berkreasi dan belajar berwirausaha. Selain itu sebagai alternatif warga Jembrana mengisi waktu, kegiatan nongkrong bersama. Tentunya untuk  melakukan kegiatan positif dan membahagiakan masyarakat,” ujar Tamba didampingi Wabup Patriana Krisna usai peresmian angkringan.

Selain itu, kata Tamba, melalui peluncuran Angkringan Negaroa Bahagia ini, pihaknya ingin memberi nilai tambah keberadaan terminal.
Dia melihat bangunan terminal ini sangat mewah dan megah, namun belum  ada aktivitas yang terjadi.
“Kita mencoba mengubah ini sebagai suatu ruang diskusi anak-anak muda yang positif, dengan cara sambil makan-makan, minum kuliner khas jembrana sekaligus magesah (ngobrol), sehingga dari magesah itu mampu melahirkan ide-ide kreatif. Angkringan  ini khusus untuk asosiasi seperti, HIPMI, Pemuda Hindu, PKK, IWAPI, Karang Taruna,” katanya.

Baca juga :  Diproyeksi Tumbuh Jangka Panjang, Buyback BBRI Jadi Sentimen Positif

Ditambahkan Tamba, situasi pandemi Covid-19 sebagai tantangan sekaligus peluang untuk kreativitas anak-anak muda.  “Ini semua kita latih anak-anak muda, mulai dari angkringan dulu, karena situasi pandemi Covid-19, sehingga bisa bangkit untuk menatap ke depan, dan optimis bahwa Jembrana ini bisa bangkit dan bahagia,” ucapnya.

Bupati asal Kaliakah ini juga mengatakan, fasilitas angkringan  ini sebagai langkah awal dalam menyambut tahun emas Jembrana di tahun 2026.
“Sudah sering saya sampaikan, apa itu tahun emas Jembrana, tahun depan infrastruktur tol akan dimulai, sehingga investasi-investasi pun juga mulai masuk.
Tentu yang dibutuhkan SDM anak-anak muda Jembrana yang memiliki kompetensi .
Mulai dari  penjual sayur, penjual makanan, penjual ikan, dan jasa semuanya dari kita, ini kita persiapkan dari sekarang, harus kreatif  dari sekarang, sehingga di tahun 2026 tahun emasnya Jembrana anak-anak muda Jembrana yang tangguh dan main di kelas atas,” jelasnya.

Baca juga :  Kasus Covid-19 di Jembrana Meningkat, Empat Siswa Terkonfirmasi Positif

Aktivitas angkringan di terminal pun, terang Tamba, akan terus berkelanjutan menggandeng beberapa komunitas dan asosiasi. “Banyak asosiasi yang akan ikut memeriahkan seperti club motor,  club olahraga, pecinta burung, bahkan nanti juga akan diadakan festival. Ini untuk memeriahkan, ” tandasnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini