Setahun, BPBD Kota Denpasar Tangani 3.905 Kejadian

picsart 12 27 02.20.21
EVAKUASI – Petugas Badan penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kota Denpasar mengevakuasi salah seorang pengendara motor mengalami kecelakaan lalin di Jl. Teuku Umar Barat, Denpasar.

Pemecutan Kelod, DENPOST.id

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar selama setahun dari Januari hingga 27 Desember 2021 telah menangani 3.905 kejadian atau kebencanaan. Dari jumlah tersebut, evakuasi kecelakaan paling banyak ditangani.
”Kita selama setahun lebih menonjol menangani kecelakaan lalu lintas, disusul evakuasi pasien sakit dan penanganan pasien terindikasi Covid-19,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, Senin (27/12/2021).

Joni Ariwibawa menjelaskan, kejadian atau kebencanaan yang ditangani pada Januari 573 kejadian, Februari 426 kejadian, Maret 325 kejadian, April 304 kejadian, Mei 323 kejadian, Juni 297, Juli 468, Agustus 359, September 258, Oktober 237, November 244 dan Desember 91 kejadian. Penanganan kecelakaan lalu lintas sebanyak 898 kasus, penanganan pantastis 677 kejadian, pasien indikasi Covid-19 sebanyak 514 pasien, penangan reptil atau hewan liar 456, penanganan jenazah Covid-19 sebanyak 245 orang, kebakaran 108, pohon tumbang 83, evakuasi jenazah 73, penemuan jenazah 48 orang, penanganan ODGJ 40 orang, penanganan banjir 34 kejadian, warga pingsan 32 dan evakuasi ibu hamil 11 orang.

Baca juga :  Terseret Ombak di Pantai Biaung, Pria Asal Sumba Nyaris Tewas 

”Kami harapkan masyarakat berhati-hati karena musim hujan dan cuaca ektrem sampai Februari 2022 tidak menutup kemungkinan potensi bencana masih terjadi. Seperti angin puting beliung dan gempa bumi,’’ kata Joni Ariwibawa.

Joni Ariwibawa juga mengimbau masyarakat waspada bekendaraan di jalan guna menghindari kecelakaan lalu lintas. Apalagi jika habis minum beralkohol dan mabuk mengendarai sepeda motor dan mobil dapat mencelakai orang lain maupun diri sendiri. ”Kami minta kepada masyarakat usai minum lebih baik jangan bepergian guna mengindari kecelakaan lalin di jalan,’’ pintanya.

Baca juga :  Wagub Sosialisasikan Tatanan Kehidupan Era Baru kepada India

Mengantisipasi kecelakaan dan kebencanaan di Kota Denpasar, kata Joni Ariwibawa, pihaknya menyiapkan empat pos, yakni Pos Induk BPBD Kota Denpasar, Jl. Imam Bonjol, Pos Mahendradata, Pos Cokro Ubung dan Pos Juanda Renon lengkap dengan mobil ambulans, mobil damkar, tim medis serta peralatan. Kalau mengalami kejadian kegawatdaruratan seperti kebakaran, kecelakaan, pohon tumbang dan kejadian lainnya, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kota Denpasar atau Denpasar Safe City di sambungan 112 atau telepon (0361) 223333 tanpa dipungut bayaran. ”Kami siap siaga 24 jam dibantu tim ambulans dan PMI guna memberi pertolongan kepada masyarakat jika kena musibah kecelakaan, kebakaran, banjir, pohon tumbang maupun kebencanaan lain,’’ ucapnya. (103)

Baca juga :  149 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini