Aktivitas di Pura Jagatnatha Klungkung Dibatasi, Masyarakat Diimbau Siwalatri di Rumah

picsart 12 27 08.23.41
PURA JAGATNATHA - Pura Jagatnatha Klungkung.

Semarapura, DENPOST.id

Tidak hanya fokus mengantisipasi penularan Covid-19 saat malam pergantian tahun, Pemkab Klungkung juga mulai mengantisipasi keramaian saat perayaan Hari Raya Siwalatri yang bertepatan dengan Tahun Baru, Sabtu (1/1/2022). Khusus untuk Siwalatri, masyarakat diimbau untuk melakukan persembahyangan di rumah masing-masing. Bahkan aktivitas di sejumlah pura juga akan dibatasi.

Terkait pembatasan aktivitas di pura, Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Klungkung juga sudah menerbitkan surat edaran. Yang mana, dalam surat nomor 430/2401/Disbudpora 2021 tertanggal 27 Desember 2021 tersebut mencantumkan tiga poin penting. Pertama, imbauan agar tidak mengadakan perayaan Siwalatri dengan cara berkumpul di pura, tempat ibadah umum ataupun fasilitas umum lainnya.

Baca juga :  Rumah Widiana Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Kedua, masyarakat diharapkan merayakan Siwalatri di rumah masing-masing. Ketiga, Pura Jagatnatha untuk sementara akan ditutup untuk umum saat hari Siwalatri.

Namun agar tak terjadi simpang siur, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gde Oka Wedhana langsung meluruskan makna poin ketiga dalam surat tersebut. Menurut IB Jumpung, Disbudpora tidak melakukan penutupan pura secara langsung, melainkan hanya membatasi pengunjung agar tidak membludak.

Baca juga :  Tanggap Darurat di Karangasem Diperpanjang

“Bukan menutup, tapi kita mencegah agar tidak membludak. Karena ada instruksi dari bupati. Kebetulan tugas saya di Pura Jagatnatha, jadi kami hanya imbau agar tidak membludak. Bukan tutup pura, hanya agar terbatas nanti pengunjungnya,” jelasnya.

Hal sama juga dikatakan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Menurut Suwirta, pihaknya tidak akan melakukan penutupan pura. Hanya saja, untuk aktivitas masyarakat yang hendak melakukan persembahyangan akan dibatasi. Seperti di Pura Jagatnata, Klungkung, umat Hindu yang melakukan persembahyangan diingatkan agar selalu taat prokes dan tidak datang secara beramai-ramai. (119)

Baca juga :  Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Rentan di Badung Baru Capai 46,2 Persen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini