50 Persen Lebih Siswa MII Klungkung Belum Vaksinasi Covid-19

picsart 12 28 05.22.54
CEK DATA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta, mengecek data siswa yang belum menjalani vaksin anticovid-19 di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MII) Islmiah, Selasa (28/12/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Klungkung belum sepenuhnya berjalan lancar. Pasalnya, masih banyak siswa di sekolah yang belum menjalani vaksinasi Anticovid-19. Seperti terlihat di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MII) Islmiah Klungkung, hampir 50 persen lebih siswanya belum menjalani vaksinasi anticovid-19.

Kondisi ini mendapat perhatian Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung. Dipimpin Ketua Satgas, I Nyoman Suwirta yang juga Bupati Klungkung, tim mengecek pelaksanaan vaksinasi di sekolah yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Selasa (28/12/2021). Dari hasil pemantauan, ternyata dari total 362 siswa di sana, 148 siswa diketahui belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun.

Baca juga :  Sidak, Suwirta Minta Penataan Destinasi Wisata Segera Ditenderkan

“Memang cukup banyak siswa kami belum menjalani vaksinasi. Karena selain siswa yang memang sakit, kami terkendala hari libur. Banyak siswa yang pulang kampung ke luar daerah,” ungkap Kepala Sekolah MII Klungkung, Ibrahim.

Menurut Ibrahim, sebagian besar siswanya merupakan pendatang dari Pulau Jawa dan Lombok. Jadi saat liburan seperti ini, kebanyakan dari mereka pulang kampung sehingga tidak bisa ikut jadwal vaksinasi. “Kami sudah informasikan ke orangtua siswa melaui wali kelas masing-masing terkait vaksinasi ini. Dari Satgas tadi menjadwalkan ulang vaksinasi di sini tanggal 30 Desember, semoga nanti ada peningkatan yang vaksinasi,” katanya.

Baca juga :  Penanganan Jalan di Klungkung Difokuskan ke Nusa Penida

Sementara Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta menjelaskan, vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 6-11 tahun di kabupaten Klungkung sudah mencapai 86 persen (15.361 orang). Namun diakui, ada beberapa sekolah yang capaian vaksinasinya masih rendah sehingga Satgas turun tangan untuk menggenjot kegiatan vaksinasi di sekolah.

“Kami sudah lakukan pendekatan ke kepala sekolah. Dan memang situasi libur ini menjadi salah satu kendala,” ungkap Suwirta.

Baca juga :  Minum Setengah Botol Tuak, Wayan Kabar Tersungkur dan Meninggal

Dengan capaian vaksinasi anak yang masih rendah ini, Suwirta meminta pihak sekolah untuk terus menggenjot siswanya untuk vaksinasi. Bila perlu, melakukan pendataan siswa by name by address sehingga nanti nakes akan jemput bola untuk melakukan vaksinasi siswa.

“Kami upayakan agar vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini segera tuntas. Target kami hari ini sebenarnya sudah 90 persen, mudah-mudahan bisa. Agar tidak terus kami berkutat pada kegiatan vaksinasi yang sebenarnya sifatnya wajib,” jelasnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini