Gelapkan Uang  Perusahaan Ratusan Juta, Ternyata Dipakai untuk Ini

20211229 120703

Singaraja, DENPOST.id

Ni Putu Ari (32) alamat Banjar Dinas Batu Pulu, Desa Panji Anom Kecamatan Sukasada nekat menggelapkan uang perusahaan ratusan juta rupiah. Uang itu digunakan untuk judi online dan berfoya-foya.

Kasubaghumas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, S.H. dalam keterangan persnya Rabu (29/12) mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari laporan I Ketut Mardiana (41) selaku perwakilan PT. Komunika Mitra Perkasa yang melaporkan penggelapan uang perusahaan yang dilakukan salah satu karyawannya.

Setelah menerima laporan polisi tersebut, Kasat Reskrim AKP Yogie Pramagita, S.H.,S.I.K., menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap adanya laporan tersebut sehingga ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak pidana  yang kemudian ditindak lanjuti dengan penyidikan.

“Dari hasil penyidikan yang dilakukan dengan melakukan pemeriksaan beberapa saksi telah ditemukan cukup bukti dan yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan uang perusahaan tersebut seorang karyawan PT. Komunika Mitra Perkasa yang ada di Singaraja dan dilakukan pada hari Senin tanggal 13 Desember 2021 pukul 09.00 wita,” ungkapnya.

Baca juga :  Curi Kayu Pahit di TNBB, Warga Banyuwangi Ditangkap Polhut

Cara pelaku mendapatkan uang perusahaan tersebut imbuhnya, dengan mendatangi langsung server atau langganan pulsa Draggel Cell di Jalan Setia Budi Kelurahan Banyuning Singaraja sebanyak dua kali untuk menyuruh menyetorkan pembayaran saldo pulsa ke rekening BCA atas nama Putu Dedi Guna Susilawan yang merupakan suami dari terduga pelaku. Dan perbuatan terduga pelaku diketahui oleh pelapor pada tanggal 13 Desember 2021.

Permintaan pembayaran yang pertama dilakukan pada tanggal 11 Desember 2021 sejumlah Rp 300.000.000  (tiga ratus juta rupiah) dan pembayaran kedua pada tanggal 13 Desember 2021 sebesar Rp 338.000.000 (tiga ratus delapan puluh delapan juta rupiah). Setelah terduga pelaku menerima uang tersebut yang seharusnya diserahkan kepada pihak perusahaan tidak dilakukan dan uangnya tidak disetorkan dan digunakan sendiri.

Baca juga :  Ditebas ODGJ, Bendesa Yeh Kuning Terluka Saat Saksikan Latihan Makepung

“Sebagian uang yang diterima  dipergunakan untuk  bermain judi on line dan sejumlah uang sebesar Rp 537.000.000 (lima ratus tiga puluh tujuh juta rupiah) ditarik tunai oleh pelaku bersama suaminya dan sisa uang kemudian dilakukan penyitaan oleh penyidik,” jelasnya.

Dari hasil penyidikan barang bukti yang berhasil diamankan pihak penyidik diantaranya uang tunai Rp 115.000.000 (seratus lima belas juta rupiah), 1 buah kartu ATM bank BCA atas nama  Putu Dedi Guna Susilawan, 1 buah buku tabungan bank BCA atas nama  Putu Dedi Guna Susilawan,  1 buah ATM bank Mandiri atas nama  Ni Putu Ari Septiani, dan 1 buah HP merk. OPPO Reno 6.

Baca juga :  Gerakan Pramuka Buleleng Wajib Edukasi Generasi Muda

Terhadap terduga pelaku disangka telah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 372 KUHP  dengan ancaman hukuman pidana paling  4 tahun dan denda sebesar sembilan ratus rupiah Jo 374 KUHP  dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun.(118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini