Program Pelatihan Kerja dan Magang “BRI Sahabat Disablitas”, Dorong Penyandang Disabilitas Terus Berkarya

picsart 12 30 12.00.10
PELATIHAN DISABILITAS - BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) mengambil peran membantu para penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak-haknya, dengan memberikan bantuan pelatihan dan magang bagi penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia.

Jakarta, DENPOST.id

Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia, yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan. Seperti, di antaranya hak memperoleh pekerjaan dan pendidikan sesuai dengan dirinya.

Sebagai perusahaan yang dekat dengan rakyat, BRI sudah sejak lama menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap teman-teman disabilitas dalam berbagai bentuk kegiatan. Di usianya yang akan menginjak 126 tahun pada, 16 Desember 2021, BRI terus melakukan terobosan dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan memberi makna Indonesia.

Salah satunya pada tahun ini, BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) mengambil peran membantu para penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak-haknya dengan memberikan bantuan pelatihan dan magang bagi penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui program “BRI Sahabat Disabilitas”, BRI memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menjalani pelatihan kerja secara komprehensif dan kesempatan magang di berbagai instansi. Program ini, mendapat sambutan dan respon positif dari masyarakat. Tercatat sebanyak 100 orang penyandang disabilitas telah terpilih dan telah menjalani pelatihan kerja sejak 8 sampai 25 November 2021.

Baca juga :  Porjar dan PSP Kabupaten Badung Libatkan 11.199 Siswa

Dalam kegiatan pelatihan tersebut, peserta telah mendapatkan pelatihan kerja yang komprehensif, seperti pelatihan soft skill, pelatihan administrasi hinga pelatihan kewirausahaan dengan durasi masing-masing lima hari. Pelatihan ditempuh dengan metode hybrid, baik online maupun secara tatap muka.

Sementara lokasi pelatihan dijalankan di beberapa kota, antara lain Jabodetabek, Jawa Barat, Yogyakarta dan Bali.
“Melalui program ini, kami berupaya agar penyandang disabilitas bisa mandiri dan mendapatkan bekal keterampilan, skill dan pengalaman kerja yang berharga, sehingga dapat dimanfaatkan untuk melamar bekerja di manapun. Program ini, sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengetahui lebih dalam soal minat dan potensinya di berbagai bidang pekerjaan, baik kewirausahaan maupun administrasi” ungkap Agus Winardono, Direktur Human Capital BRI.

Baca juga :  Prokes Ketat, Pilkaling di Tegalcangkring

Dalam program pelatihan, BRI juga menjalankan prinsip diversity dan inclusivity, di mana kegiatan ini memberikan kesempatan dan perhatian kepada penyandang disabilitas wanita. Terbukti dari 100 peserta pelatihan dan magang, 52 orangnya adalah peserta wanita.

Setelah menjalakan pelatihan, peserta mendapatkan evaluasi menyeluruh mengenai kinerja dan pencapaiannya selama menjalani masa pelatihan yang kemudian dilanjutkan dengan program magang. Kegiatan magang tersebut, akan dilaksanakan pada Februari hingga April 2022. Para penyandang disabilitas akan mendapatan kesempatan untuk menjalankan magang di bidang kewirausahaan yang tersedia mulai dari jasa layanan, kuliner, pakaian, kriya hingga pertanian/peternakan.
“Wilayah pelaksanaan magang tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali, selama tiga bulan penuh. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta. Kedepannya BRI akan terus hadir melalui program-program bagi penyandang disabilitas di tanah air sebagai wujud memberi makna Indonesia,” tegas Agus.
(a/112)

Baca juga :  Contact Center BRI Raih 14 Penghargaan dari ICCA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini