Berdayakan UMKM dan Kaum Perempuan, BRI Bina Klaster Pandan Wangi Amlapura

picsart 21 12 31 22 42 58 334
PANDAN WANGI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mengangkat potensi bisnis anyaman daun pandan di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali melalui klaster usaha binaan Pandan Wangi BRI Unit Amlapura.

Jakarta, DENPOST.id

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mengangkat potensi bisnis anyaman daun pandan di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali melalui klaster usaha binaan Pandan Wangi BRI Unit Amlapura. Pembinaan dilakukab dengan memberdayakan pelaku UMKM dan kaum perempuan.

Terbentuknya klaster usaha binaan Pandan Wangi ini berawal dari ketua klaster yakni I Made Pasek yang melihat daun pandan di desanya sangat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.
I Made Pasek kemudian melihat potensi ekonomi dari melimpahnya daun pandan tersebut dan membuat bisnis baru di desa Tumbu yakni anyaman dari daun pandan.
Usaha tersebut memberdayakan masyarakat sekitar khususnya kaum ibu untuk ikut serta dalam produksi anyaman pandan sehingga terbentuklah klaster Pandan Wangi.

Baca juga :  Potensi Ultra Mikro Sangat Besar, BRI Optimistis Rights Issue Terserap Optimal

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, yang datang mengunjungi klaster tersebut mengatakan bahwa program BRI ini memang difokuskan untuk mengangkat potensi ekonomi di daerah melalui pembinaan kelompok usaha atau klaster. Khususnya melalui pemberdayaan yang berkesinambungan kepada kaum ibu, dan memberikan akses permodalan yang sesuai dengan skala usaha yang dikembangkan.
Menurut Catur, pembinaan melalui klaster usaha ditujukan mendorong peningkatan produksi dan kapabilitas UMKM. Selain itu, untuk peningkatan daya saing produk UMKM.

“Kami memang mengelompokkan pelaku usaha ini ke dalam klaster binaan. Harapannya, para pelaku usaha tersebut dapat berkembang dan maju bersama melalui pemberdayaan yang BRI lakukan, sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan skala usahanya melalui proses produksi hingga pemasaran yang kuat dan mampu menghadapi tantangan bisnis ke depan,” kata Catur.

Baca juga :  Tak Hanya Bicara, Golkar Badung Langsung Bantu Masyarakat

Atas pemberdayaan dan pembinaan yang dilakukan BRI, Klaster Pandan Wangi BRI Unit Amlapura pun mengalami kemajuan pesat. Hal ini mendorong Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyempatkan diri mengunjungi Klaster Pandan Wangi Unit Amlapura di sela-sela kunjungan kerjanya di Bali pada Selasa (28/12/2021).

Erick memantau langsung keberhasilan BRI dalam mengangkat salah satu potensi ekonomi di daerah. Yaitu dengan mendorong masyarakat lebih berdaya yang menjadi modal dasar penguatan ketahanan ekonomi melalui pelaku bisnis di tataran akar rumput.

Baca juga :  Babinpotdirga Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Serukan Pentingnya Pakai Masker

Klaster usaha ini melibatkan setidaknya 56 orang perajin dan telah memproduksi tas, tikar, tempat tisu dan lain sebagainya dari bahan daun pandan. Bahan baku dihasilkan dari lahan seluas 2.000 meter persegi yang berada di Desa Tumbu. Pemberdayaan yang melibatkan ibu rumah tangga dengan membuat anyaman pandan mampu memberikan pendapatan sampingan.

Dalam hal packaging dan pemasaran, klaster usaha ini pun melibatkan villa di Candi Dasa dan masyarakat lokal di Bali. Langkah pemberdayaan BRI berikutnya adalah melakukan akuisisi nasabah sehingga ketua kelompok mendapatkan layanan perbankan Kupedes, anggota kelompok sudah mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR), KECE, kerjasama kemitraan dan seluruh anggota sudah difasilitasi rekening tabungan. (*/111)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini