Sopir Ditemukan Membusuk di Dalam Truk

picsart 22 01 02 16 26 38 580
EVAKUASI JENASAH - Petugas saat mengevakuasi jenasah sopir yang ditemukan sudah membusuk di dalam truk.

Negara, DENPOST.id

Sesosok mayat yang merupakan sopir ditemukan sudah meninggal dunia dan dalam kondisi membusuk di dalam truk yang dikemudikannya. Korban yang diketahui bernama Edi Gatot (52) asal Desa Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya, Jawa Timur ini, ditemukan di areal parkir rumah makan SW di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Minggu (2/1/2022).

Dari informasi Minggu siang, pada Kamis (30/12/2021) pagi, saksi AL asal Banyuwangi yang bekerja di rumah makan
mengetahui kendaraan truk L 9996 UT warna oranye sedang parkir di areal parkir warung makan tersebut. Kemudian pada Minggu, AL hendak pergi ke pasar. Namun, dia mencium bau busuk dari dalam truk warna oranye yang terparkir di areal parkir warung makan.

Baca juga :  Naik Drastis, 211 Orang Positif Covid-19 di Denpasar

Kemudian dia memberitahu kejadian tersebut, ke saksi bernama DM. Kemudian DM mengecek melalui pintu truk sebelah kanan dan diketahui ada orang meninggal di dalam truk.
AL kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada bos/pemilik rumah makan. Lanjut dilaporkan ke Kelian Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan.

Kemudian kelian banjar menghubungi Bhabinkamtibmas dan melaporkan ke Polsek Mendoyo, guna penanganan lebih lanjut. Kemudian jajaran Polsek Mendoyo, bersama tim identifikasi dan tim medis datang ke lokasi. Di sekitar korban ditemukan uang Rp458 ribu, satu pepel obat merk prednisine dan empat butir obat luvisma.

Baca juga :  Cegah Covid-19, 10 Napi Lapas Tabanan "Dirumahkan"

Dari hasil pemeriksaan dokter RSU Negara, dr. Dewa Juli tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban. Dari jenis obat-obatan (prednisone dan luvisma) yang ditemukan diperkirakan korban mengalami sesak nafas.
Waktu kematian diperkirakan sekitar 2 atau 3 hari.

Kapolsek Mendoyo, AKP I Putu Sudarmadi dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat di dalam truk. Dari laporan keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit sesak nafas. Informasi tersebut dikuatkan dengan ditemukannya beberapa obat di dalam truk. Korban sudah dibawa ke RSU Negara. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan auotopsi dan rencananya korban langsung dibawa ke tempat asalnya menggunakan ambulan swasta. (120)

Baca juga :  Putu Rudana: Pulihkan Ekonomi, Pariwisata Bali Bisa Dibuka Secara Perlahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini