Dipertandingkan di Porprov Bali 2022, PABSI Optimis Angkat Besi Bangkit Lagi

picsart 22 01 05 19 14 26 793
COACHING CLINIC - Suasana coaching clinic pelatihan dasar angkat besi.

Denpasar, DENPOST.id

Cabang olahraga (cabor) angkat besi untuk pertamakalinya dipertandingkan di Porprov Bali XV/2022. Dalam even dua tahunan ini, pesertanya dari lifter usia 18 tahun, dengan enam kelas yang dipertandingkan yang terdiri dari tiga putra dan putri.

Dengan dipertandingkannya cabor angkat besi, PABSI Bali pun optimis angkat besi Bali bangkit lagi.

Ketua Umum Pengprov PABSI Bali, I Wayan Bun Setiady, Rabu (5/1/2022), mengatakan kelas yang dipertandingkan dalam porprov acuannya adalah PON dan lifternya harus muda, sehingga prestasinya masih bisa berkembang lagi. Sebagai langkah awal, pihaknya telah menggelar coaching clinic pelatih tingkat dasar angkat besi, di Ubud, akhir tahun 2021.

“Kami bersyukur tiap pengkab dan pengkot mengirimkan dua pelatihnya, bahkan Badung mengikutsertakan empat pelatih. Hanya Bangli yang absen dan belum terbentuk kepengurusan PABSI,” ujar Bun Setiady.

Baca juga :  Seleksi Pemanjat Tebing Terganjal Masalah Ini

Dalam coaching clinic pelatih dasar, dua instruktur pemberi materi, yakni Joko Honggono, dan Ni Luh Sinta Darmariani. “Mereka yang ikut coaching clinic ini, kami berikat sertifikat sebagai syarat menjadi pelatih di Porprov Bali,” ujarnya.

Setelah coaching clinic pelatih dasar, pihaknya akan melanjutkan mengelar kejurprov pada Juni hingga Juli 2022. “Kami akan menyelenggarakan kursus wasit dan juri menjelang kejurprov. Selanjutnya, mereka kami turunkan guna memimpin di kejurprov,” jelasnya.

Baca juga :  Lumutan, Kolam Renang Lila Arsana Dikuras

Dengan menggeliatkan kembali angkat besi, diharapkan target lolos PON XXI di Sumut dan Aceh tahun 2024, bisa tercapai. “Kami harapkan bibit-bibit lifter pemula muncul di kejurprov maupun porprov untuk menggantikan atlet senior,” harapnya. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini