Pemegang Saham Siap Selesaikan Masalah Tunggakan Gaji Karyawan Yeh Buleleng

picsart 22 01 06 19 38 57 532
Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna.

Singaraja, DENPOST.id

Pemegang saham PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi (Yeh Buleleng) menyatakan siap menyelesaikan masalah tunggakan gaji karyawan setempat. Hal itu, terungkap usai pertemuan Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, dengan sejumlah pihak di ruang Ketua DPRD Buleleng, Kamis (6/1/2022).

Pihak yang hadir, di antaranya Dirut PT Tirta Mumbul Jaya Abadi (Yeh Buleleng), Nyoman Artha Widnyana; Dirut Perumda Air Minum Tirta Hita, I Made Lestariana, Asisten III Setkab Buleleng, dan Kabag Ekbang Setkab Buleleng. Namun karena pertemuan itu untuk mencari berbagai alternatif untuk mencapai solusi demi menyelamatkan PT Tirta Mumbul Jaya Abadi, maka pertemuan itu dinyatakan tertutup.

Setelah pertemuan tertutup itu, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, bersama Dirut PT Tirta Mumbul Jaya Abadi, Nyoman Artha Widnyana, dan Dirut Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana pun bersedia memberikan keterangan pers.

“Rapat ini sifatnya diskusi. Kita dari DPRD menggali informasi terkait dengan kondisi perusahaan Yeh Buleleng atau PT Tirta Mumbul Jaya Abadi. Karena ada karyawan Yeh Buleleng yang kemarin datang ke DPRD. Diskusi hari ini berupaya untuk menyelesaian persoalan tersebut. Karena pemkab juga jadi pemiliknya, sebab PT Tirta Mumbul Jaya Abadi ini bagian dari Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng,” jelas Supriatna.

Baca juga :  Polisi dan Relawan di Jembrana Sinergi Bedah Rumah Lansia

Supriatna menjelaskan dalam pertemuan itu, Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng sebagai pemegang saham (mayor) sudah menyatakan kesiapannya untuk menyuntikkan dana ke PT Tirta Mumbul Jaya Abadi untuk mengatasi persoalan keuangan di perusahaan itu.

“Yang jelas pemilik saham dalam hal ini PDAM (sebutan lama bagi Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng) siap untuk menyelesaikan persoalan ini, cuma kan perlu mekanisme. Itu aja,” ujarnya.

Baca juga :  PGRI Gianyar Tabur Bunga di Pelabuhan Lalang, Buleleng

Politisi asal Tejakula itu juga menegaskan solusi yang dicari adalah untuk penyelesaian secara menyeluruh bukan hanya sekadar gaji karyawan. Dia menyatakan langkah pertama menyelamatkan dulu perusahaan, maka bila perusahaan sudah terselamatkan maka dengan sendirinya gaji karyawan pun bakal terbayar.

Sementara Dirut Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana menyatakan kesiapannya untuk menyuntikkan dana ke PT Tirta Mumbul Jaya Abadai. Hanya saja harus melalui RUPS.
Lestariana mengakui bahwa sebagai pemegang saham (mayoritas), Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng didorong oleh DPRD Buleleng untuk menyelamatkaan “Yeh Buleleng” dari kesulitan dana yang dialami dalam satu setengah tahun terakhir ini.

“Dari pertemuan dengan DPRD Buleleng tadi, DPRD mendorong kami Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng sebagai pemegang saham mayoritas untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan segera. Karena PT Tirta Mumbul Jaya Abadi juga merupakan aset daerah, karena di situ tertampung tenaga kerja yang merupakan orang Buleleng,” ucap Lestariana.

Baca juga :  PMI Buleleng Maksimalkan Donor Darah di Komunitas

Langkah penyelesaian secara internal itu, sesuai aturan, yakni akan menyelesaikannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Di tempat yang sama, Dirut PT Tirta Mumbul Jaya Abadi, Nyoman Artha Widnyana mengaku bersyukur karena mendapat dukungan secara politis dari DPRD Buleleng, dan dukungan dana segar yang akan disuntikkan oleh pemegang saham Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng. “Jadi, dari hasil pertemuan tadi, kami juga harus berterima kasih dulu bahwa di-support DPRD Buleleng termasuk juga Perumda Tirta Hita bahwa berkomitmen untuk bagaimana perusahaan (PT Tirta Mumbul Jaya Abadi) ini tetap eksis, jalan, sesuai harapan kita bersama,” ucap Artha. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini