Bencana Terjang Sejumlah Titik di Bangli

bandang bangli 1
BANJIR BANDANG - Penanganan bekas banjir bandang di Pura Tirta Payuk Susut.

Bangli, DENPOST.id

Hujan deras yang terjadi pada Minggu (9/1//2022) sore hingga malam, menyebabkan
bencana di sejumlah titik lokasi di empat kecamatan di Kabupaten Bangli, utamanya di Kecamatam Susut dan Kota Bangli.
Selain menyebabkan banjir di sejumlah ruas, pohon tumbang, juga beberapa tembok penyengker baik rumah warga, termasuk pula tembok sekolah dasar roboh. Kondisi cukup parah terjadi di Banjar Bangun Lemah Kangin, Desa Apuan, Susut.

Pura Tirta Payuk yang ada di banjar tersebut, porak-poranda setelah disapu banjir bandang pada aliran Sungai (Tukad) Pecuit yang ada di bawahnya. Kondisi ini diperparah akibat gorong-gorong sebagai aliran air sungai yang ada di bawah jembatan itu tersumbat. Akibatnya, ketinggian air mencapai 10 meter hingga menenggelamkan seluruh bangunan suci di Pura yang diempon 208 kepala keluarga dari dua banjar. Yakni, Banjar Bangun Lemah Kangin dan Bangun Lemah Kauh.

Baca juga :  Hujan Lebat, Puskesmas dan Sejumlah Rumah Banjir

Kelian Adat Desa Adat Bangun Lemah Kangin, I Wayan Taman, menjelaskan, musibah banjir bandang terjadi setelah wilayah setempat diguyur hujan deras selama beberapa jam sejak Minggu sore. “Saat itu, hujan deras. Gorong-gorong di bawah jembatan yang merupakan aliran air Tukad Pecuit tersumbat pohon besar yang hanyut dari hulu terbawa arus banjir bandang,” ungkap Wayan Taman ditemui di sela-sela penanggulangan bencana tersebut, Senin (10/1/2022).

Dampaknya, tembok penyengker Pura dengan panjang keliling mencapai 50 meter lebih beserta candi bentar di Pura tersebut ambrol tak berbekas. Sejumlah bangunan suci, seperti palinggih lebuh, pewaregan, gedong tempat tirta mengalami kerusakan parah. Seluruh perlengkapan upacara dan sejumlah arca juga hanyut. Lanjut dia, kerusakan juga terjadi pada pemandian umum. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Baca juga :  PMK Merebak, Pasar Hewan Kayuambua Ditutup Sementara

Sementara upaya penanggulangan dilakukan secara gotong-royong melibatkan warga setempat dibantu petugas BPBD Bangli. “Setelah ini akan kita lakukan upacara pembersihan terlebih dahulu. Sedangkan untuk perbaikannya, masih akan kita parumkan bersama banjar pengempon,” jelasnya.

Kondisi serupa juga menimpa areal Pura Tirta Sudamala di Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli. Kelian Adat Banjar Sedit, Nyoman Mawan, menjelaskan, hujan deras telah menyebabkan aliran Sungai Sangsang meluap mencapai ketinggian sekitar 3 meter. Dampaknya, kata dia, sejumlah fasilitas seperti beji, tempat bakti, tempat pemangku mengalami kerusakan karena tertimbun material lumpur bercampur sampah. Selain itu, sejumlah material untuk pembangunan bale pesandekan berupa pasir, batako, kayu sebagian hanyut terbawa arus aliran sungai. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Baca juga :  Denpasar Tunda Pembelajaran Tatap Muka Hingga Maret 2021

Bencana lain yang juga terjadi yakni pohon tumbang di sejumlah lokasi di antaranya di kawasan Desa Wisata Penglipuran dan Desa Peninjoan, Tembuku. Tembok penyengker sepanjang 15 meter di SDN 2 Abuan juga ambrol. Longsor juga terjadi di jalur Kintamani – Singaraja. Penanganan hingga saat ini masih dilakukan oleh petugas BPBD dibantu warga setempat. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini