Penghargaan “Bali Brand”, The Object Design Semangat Belajar Tampilkan Produk Interior

picsart 22 01 11 19 05 00 531
BALI BRAND - Pimred Bali Post, Dira Arsana, saat menyerahkan penghargaan Bali Brand kepada owner The Object Design, I Putu Pardika, didampingi Redpel Bali Post, Nyoman Winata, di Ubud, Selasa (11/1/2022)

Gianyar, DENPOST.id

Kelompok Media Bali Post (KMB) mengapresiasi dan memberikan semangat kepada para pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gianyar. Dalam acara roadshow KMB, Selasa (11/1/2022), memberikan penghargaan “Bali Brand” kepada tiga UMKM di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ubud, Blahbatuh, dan Sukawati.

Di Ubud, UMKM yang diberikan penghargaan, yakni The Object Design di Desa Mas, Ubud; UMKM tenun ikat, air brush dan batik Putri Ayu di Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, serta Made Kawi Silver Carving and Jewelry di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar.
Piagam penghargaan diserahkan langsung Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab Bali Post, Dira Arsana, didampingi Redaktur Pelaksana, Nyoman Winata, dan tim KMB.

The Object Design, merupakan perusahaan yang didirikan I Putu Pardika, yang memproduksi/membuat dan menyediakan alat, jasa konstruksi, serta interior hotel. The Object Design mampu menghasilkan patung sesuai desain konsumen. Perusahaan ini, menawarkan produk interior rumah, interior hotel dan furnitur. Bahkan saking terkenalnya produk Putu Pardika, Presiden Joko Widodo, belum lama ini sempat mampir ke tempat ini.

Putu Pardika mengatakan setelah tamat dari SMSR Batubulan, mengaku berencana kuliah, namun karena terbentur biaya ia memilih mendalami usaha. Pardika mulai membuat usaha kerajinan dan terus berinovasi. Studio yang ia miliki sebagai tempat untuk menciptakan produk interior dan aksesoris hotel yang bahannya merupakan perpaduan bahan baku logam, kayu, kaca kulit dan mebel merupakan satu kesatuan. Berkat bimbingan gurunya yang orang luar negeri, dia terus berinovasi dan menciptakan produk seni.

Baca juga :  Mabuk, Dua Pemuda Asal Sumba Curi Motor

Keunikan perpaduan produk yang dihasilkan The Object Design berhasil menembus pasar Eropa. Dengan didikan dari seorang mentor Drago Nagard (Serbia), Putu Pardika terus didorong untuk menghasilkan produk kreatif dan inovatif, sehingga bisa memenuhi selera pasar. Object Design berkomitmen untuk memberikan perabotan dan peralatan terbaik untuk hotel dan vila. Object Design memiliki visi dan condong ke arah kesuksesan dalam memberikan perabot dan peralatan rumah tangga terbaik.

Baca juga :  Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Siswi SMP Pingsan

Komitmen ini tetap dipertahankan sampai saat ini, sehingga usaha milik Pardika menjadi penyedia peralatan rumah tangga terkemuka dan terkenal. Pandemi Covid-19, menyebabkan pariwisata menurun dan pasar mancanegara tidak mampu lagi menyerap produk lokal akibat penurunan ekonomi secara global. Ini menjadi pengalaman besar bagi The Object Design untuk tidak hanya tergantung pada satu pasar. Di tengah pandemi, The Object Design sempat menuju titik nol. Dengan tertatih-tatih, suami dari Ni Wayan Swastini mulai melirik pasar domestik atau pasar nasional. Untuk pemasaran di masa pandemi, Pardika mempercayai putranya untuk mempromosikan produknya melalui media sosial.

Ketika perekonomian turun, Pemerintah Provinsi Bali menggelar Pameran Bali Bangkit. Dengan bimbingan Dekranasda Provinsi Bali, The Object Design mulai bangkit untuk kembali berkarya menciptakan produk kreatif dan inovatif. Pria Kelahiran Desa Mas Ubud Tahun 1980 ini, mulai mengisi interior pameran salah satunya dalam Pameran Bali Bangkit Provinsi Bali. Beranjak dari Pameran Bali Bangkit, dia mulai menggarap pasar domestik. Dengan berbagai riset dan pemasaran online, pemasaran produk The Object Design dari 70 persen pasar mancanegara dan 30 pasar domestik kini berbalik.

Baca juga :  Diduga Depresi, Sipir Rutan Tewas Gantung Diri

Saat pandemi hampir 70 persen produk The Object Design menyasar pasar domestik. Walaupun kondisi perekonomian dunia yang menurun, kini Pardika tetap berkomunikasi dengan buyer mancanegara yang selama ini menjadi pelanggan utama, baik pasar Amerika dan Eropa, dan selalu berharap kondisi dunia segera pulih dari pandemi.

Ayah tiga anak ini terus memperkuat penggarapan pasar secara online. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini