Pawai Ogoh-ogoh Diizinkan, Lomba Ditiadakan

ogoh 1
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Gede Eka Sudarwitha

Mangupura, DENPOST.id

Setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Badung memutuskan akan mengikuti surat edaran dari MDA Provinsi Bali. Namun ada sejumlah desa yang tidak menggelar kegiatan arak-arakan ogoh-ogoh saat pengerupukan. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Gede Eka Sudarwitha, saat dihubungi, Rabu (12/1/2022).

Menurut Sudarwitha, sesuai hasil koordinasi, Badung mengiizinkan  ada pawai ogoh-ogoh saat pengerupukan. Namun untuk perlombaan ditiadakan. “Kita memperbolehkan arak-arakan ogoh-ogoh yang dilaksanakan di masing-masing desa di Kabupaten Badung sesuai dengan surat edaran dari Provinsi Bali dengan sejumlah pelaksanaan protokol kesehatan covid-19 yang sudah ditentukan. Hanya saja, untuk kegiatan lomba seperti tahun-tahun sebelumnya, kita tidak melaksanakan,” terangnya.

Baca juga :  Transaksi Tembakau Gorila, Dua Pemuda Asal Jimbaran Ditangkap

Sementara yang tidak melaksanakan pawai ogoh-ogoh saat pengerupukan nanti adalah Desa Adat Bualu. Mereka mengganti dengan pelaksanaan pasraman kilat. “Memang hal ini kita serahkan ke masing masing desa adat mau melakukan apa menyambut Nyepi nanti. Tapi intinya kami memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin membuat ogoh-ogoh saat pengerupukan nanti, karena ini juga bagian dari pelestarian budaya,” paparnya.

Sudarwitha juga mengatakan, pemerintah juga tetap mendukung para pemuda Badung yang ingin membuat ogoh-ogoh melalui dana kreativitas sebesar Rp 10 juta. (115)

Baca juga :  Karena Ini, Bandara Tiadakan Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini