Berusaha Kabur, Residivis Didor Polisi

dor baru 1
DIDOR - Kaki Arpiansa alias Rian (23) warga Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak terpaksa didor polisi karena mencoba kabur seusai ditangkap. 

Singaraja, DENPOST.id

Seorang residivis, Arpiansa alias Rian (23) warga Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak terpaksa ditembak pada bagian kakinya karena mencoba kabur setelah ditangkap polisi. Sebelum ditangkap, Rian mencuri emas di Penyabangan. Setelah terendus polisi dan digiring ke Mapolsek Gerokgak, Rian berusaha kabur dan polisi terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas.

“Saat dilakukan wawancara pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil barang di rumah korban dan saat dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Polsek Gerokgak dan akan dilakukan pengembangan terhadap perbuatan terduga pelaku, saat itu pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas, terarah dan terukur yakni melumpuhkan terduga pelaku,” ucap Kapolsek Gerokgak, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, saat rilis kasus, Kamis (13/1/2022) di Mapolres Buleleng.

Baca juga :  Merugi Miliaran Rupiah, Pengusaha Kapal Bingung Bayar THR

Kasus ini berawal dari laporan seorang warga Penyabangan, Made Juni Artana (40) yang mengaku barang miliknya berupa gelang tangan dan kaki yang dipergunakan anaknya telah hilang dari almari di dalam rumahnya.
“Dari hasil penyelidikan diperoleh informasi bahwa sebagian barang milik korban Made Juni Artana telah dijual di salah satu toko perhiasan emas yang ada di wilayah Seririt,” jelasnya.

Berbekal dari informasi tersebut kemudian tim unit Reskrim mendatangi toko di tempat dijualnya emas tersebut untuk mengetahui ciri-ciri dari pelaku yang telah menjualnya.
Kemudian diketahui ciri-ciri pelaku mengarah ke Arpiansa alias Rian (23). (118)

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Paket Agung Datangi Peternak Babi, Ini Imbauannya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini