Terjadi Penurunan Antibodi, Masyarakat Diminta Ikut Vaksinasi Booster

suwar 1
Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan

Singaraja, DENPOST.id

Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada dinas kesehatan provinsi, kabupaten, dan direktur rumah sakit di Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi booster. Demikian disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, saat menyampaikan rilis hariannya, Sabtu (15/1/2022).

Dikutip dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu, Suwarmawan mengatakan, dari hasil studi menunjukkan telah terjadi penurunan antibodi pada 6 bulan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis primer lengkap. Karenanya dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan. Hal ini tertuang dalam
Surat Edaran bernomor HK.02.02/11/252/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster).

Baca juga :  BPBD Buleleng Gelar Simulasi Bencana

Ditambahkan Suwarmawan, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional
menganjurkan pemberian vaksinasi booster untuk memperbaiki efektivitas vaksin yang telah menurun. Dia menekankan kepada seluruh masyarakat untuk ikut berperan serta menyukseskan program vaksinasi ini demi kepentingan bersama. “Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kehidupan bisa normal kembali. Karena itu vaksin lanjutan atau booster ini sangat penting diikuti,” harapnya.

Sementara itu, secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Buleleng tetap sebanyak 10.462 orang, sembuh 9.923 orang, meninggal 539 orang dan dalam perawatan nol atau nihil. (118)

Baca juga :  Keluarga Korban Terseret Arus Dibantu Sejumlah Paranormal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini