Mabuk dan Berkelahi di Pantai, 6 Anak Punk Diamankan Linmas Legian

punk 1
DIAMANKAN - Anak punk saat diamankan Linmas Legian karena mabuk dan berkelahi di Pantai Legian. DENPOST.id/ist

Legian, DENPOST.id

Mabuk-mabukan dan berkelahi di Pantai Legian, 6 orang remaja berpenampilan ala anak punk diamankan jajaran Linmas Kelurahan Legian. Mereka terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan.
Karena tanpa memiliki identitas, mereka langsung digiring ke Kantor Satpol PP Badung BKO Kuta yang selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Badung, Rabu (19/1/2022).

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Legian, Wayan Puspanegara, awalnya petugas Linmas Legian mendapat informasi dari masyarakat kalau ada yang berkelahi di Pantai Legian pada Selasa (18/1/2022) sekitar pukul 17.00. Setelah petugas tiba di lokasi ditemukan ada 6 remaja usia antara 17-19 tahun sedang mabuk berat dan sempat berkelahi satu sama lain. Saat dilakukan pengecekan ternyata semuanya tidak mengantongi identitas sama sekali dan tidak membawa uang sepeser pun. Mereka mengaku berasal dari Jawa dan nekat datang ke Bali. “Saat kami tanya bagaimana mereka bisa masuk ke Bali tanpa identitas sama sekali, mereka mengaku bisa lewat dengan menumpang truk,” ungkap Puspanegara.

Baca juga :  Pantai Gunung Payung Dirancang Jadi Destinasi Berkualitas

Selain tanpa identitas, sambung Puspanegara, mereka sama sekali tidak mengindahkan protokol kesehatan yakni tidak memakai masker dan belum divaksin. Padahal saat ini dalam situasi pandemi Covid-19.
Puspanegara menegaskan sangat mengapresiasi kerja keras petugas di pintu-pintu masuk Bali. Namun demikian, kejadian lolosnya 6 remaja terebut dengan menumpang truk yang masuk Bali diharapkannya menjadi sebuah evaluasi. “Ini kan bahaya, ibarat seperti gunung es. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap kerja keras petugas di lapangan, saya harapkan hal ini bisa dijadikan evaluasi agar tidak sampai terulang lagi,” harapnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini