Jelang Purnabakti, Polisi Dilatih Berkebun Vanili

vanili 1
VANILI - Kapolres Buleleng, AKBP Andrian P saat berkunjung ke lokasi budidaya vanili di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kamis (20/1/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Sebelum personel Polri memasuki masa purnabakti, mereka diberikan pembekalan berupa pelatihan keterampilan untuk mempersiapkan diri agar tetap berkarya di masa pensiun.
Salah satu yang disiapkan Kapolres Buleleng, AKBP Andrian P adalah di bidang budidaya tanaman vanilli.

Andria mengunjungi petani budidaya vanilli di Desa Ambengan, didampingi Kapolsek Sukasada, Kompol Agus Dwi Wirawan. Mereka berdialog langsung dengan ketua Perkumpulan Petani Vanilli Singaraja Bali (PPVSB ), Wayan Rinaya. Hadir pula beberapa petani budidaya vanilli yang didampingi Perbekel Desa Ambengan, Gede Nyoman Seri.

Rinaya menyampaikan, perkumpulan Vanilli Singaraja Bali sekarang ini sudah mengarah kepada semua kabupaten di Bali. Menurutnya, dalam kegiatan budidaya vanilli yang selalu diterapkan adalah “5 K”. “Mulai dari belajar ber-Komunikasi walaupun sebagai petani, selanjutnya bagaimana kita belajar membuat Komunitas, setelah berkomunitas bagaimana kita harus bisa ber-Kolaborasi. Seperti hari ini dilakukan dengan Kapolres Buleleng yang nantinya Kapolres Buleleng dapat menyampaikan temuan dari budidaya vanilli ini kepada seluruh personelnya dan bhabinkamtibas yang nantinya akan menyampaikan kepada petani lain. Berikutnya ber-Kontinuitas artinya keberlanjutan yang dilakukan dengan nyaman dan yang terakhir adalah ber-Kualitas artinya menghasilkan produk yang bagus dan baik,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Rinaya, modal awal yang diperlukan petani vanilli mudah sekali. “Cukup dengan memanfaatkan lingkungan tanah yang ada di sekitarnya, bisa juga di halaman rumah dengan menggunakan panca media yaitu pupuk dari bahan organik/alami dari sampah dapur maupun sampah lainnya, tidak menggunakan pupuk yang mengandung zat kimia,” katanya.

Baca juga :  Gubernur Koster Pastikan ‘’Short-cut’’ Titik 7A,B,C dan 8, Rampung Oktober 2022

Sementara itu, Kapolres Andrian mengaku baru pertama kali ini melihat langsung buah vanilli. Selama ini dia mengaku hanya merasakan harumnya vanilli lewat makanan atau minuman. “Ternyata harga vanilli sangat mahal. Vanilli ini merupakan emas hijau dan inilah yang dimaksudkan oleh pemerinah, dari hasil vanilli ini akan meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat,” katanya.

Dia mengharapkan kepada seluruh personel yang di wilayahnya ada pertanian atau perkebunan vanilli agar didampingi dan dibantu menjaga keamanannya sehingga tidak ditemukan adanya petani yang kehilangan vanilli.
“Banyak inspirasi yang didapat dari kegiatan ini dan akan saya programkan kepada personel yang aktif maupun yang akan memasuki purnabakti dengan memberikan pembekalan melalui Latihan ketrampilan (Latram) yang disediakan setiap tahun berjalan. Sebagai awal akan dilakukan budidaya vanilli pada lantai atas yang ada di lobbi Polres Buleleng,” tandasnya. (118)

Baca juga :  Staf Disdikpora Buleleng Terkonfirmasi Positif Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini