Menganggur, De Tablet Curi Gamelan di Pura Dalem

gong curi 1
DITANGKAP - I Wayan Sucamerta alias De Tablet (33) ditangkap karena mencuri gamelan milik Pura Dalem Gegelang, Banjar Perang Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung.

Mengwi, DENPOST.id

Kepepet masalah ekonomi, seorang pria pengangguran, I Wayan Sucamerta alias De Tablet (33) nekat mencuri gamelan milik Pura Dalem Gegelang, Banjar Perang Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung. Pria yang merupakan warga Banjar Perang itu ditangkap di rumahnya, Senin (17/1/2022).

Kapolsek Mengwi, Kompol I Nyoman Darsana, mengatakan, awalnya pada November 2021 warga bersama seka gong melakukan bersih-bersih di areal Pura Dalem Gegelang karena jelang ngeratep atau restorasi sasuhunan di pura. “Kemudian seperangkat gemelan di pura dipindahkan sementara ke gudang balai wastra di bagian timur pura,” ungkapnya, Kamis (20/1/2022).

Baca juga :  Cegah Pelecehan Terhadap Pelajar, Guru Perlu Jalani Pemeriksaan Ini

Selanjutnya pada Minggu 2 Januari 2022 sore, seka gong dan pemuda Banjar Perang mengambil gamelan di gudang. “Jelang piodalan di Pura Dalem Gegelang, gamelan tersebut hendak dipindahkan ke pura,” ucap Darsana. Ternyata, gamelan tidak lagi lengkap karena dicuri. Setelah dicek oleh seka gong, satu gong berbahan perunggu, satu tungguh gangsa, lima reong dan satu terompong hilang. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 21 juta. “Peristiwa pencurian tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Mengwi,” beber Darsana.

Petugas Unit Reskrim Polsek Mengwi selanjutnya melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya mendapatkan informasi ada yang menjual gamelan yang diduga hasil curian di wilayah Batubulan, Gianyar. “Setelah anggota kami yang dipimpim Panit Opsnal Iptu I Made Mangku Bunciana menelusuri, akhirnya terungkap jika pelaku pencurian itu warga Banjar Perang sendiri yang biasa dipanggil De Tablet. Tersangka ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Darsana.

Baca juga :  Usai Pantau Pasar, Kapolsek Klaim Masyarakat Sudah Disiplin Prokes

Hasil interogasi, tersangngka mengaku mencuri gamelan tersebut dengan mendatangi lokasi saat malam hari. Tersangka datang sebanyak tiga kali. Aksi pencurian itu tergolong mudah dilakukan tersangka karena pintu gudang tidak dikunci. “Gemelan yang dicuri itu oleh tersangka dijual ke toko gamelan di Batubulan, Gianyar seharga Rp 3.300.000. Selain itu, pada 2019 lalu tersangka juga pernah mencuri besi proyek di timur Pura Dalem Gegelang. Uangnya dipakai memenuhi hidup sehari-hari,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Parade Ogoh-ogoh di Denpasar Ditunda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini