Ini Tiga Syarat Jalani Vaksin Booster

picsart 22 01 24 07 44 56 832
Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Bali, I Made Rentin

Sumerta, DENPOST.id

Pemerintah Provinsi Bali berupaya gencar menuntaskan vaksinasi dosis ketiga atau booster, terhadap masyarakat Bali. Sejalan dengan tujuan itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bali memberi prioritas terhadap kelompok-kelompok masyarakat.

Vaksinasi booster diberikan secara gratis dengan prioritas sasaran lansia dan penderita imunokompromais. Tiga syarat umum yang harus dipenuhi agar bisa menerima vaksin booster yakni harus berusia 18 tahun ke atas,
telah divaksin tuntas minimal enam bulan dari vaksin kedua dan memiliki tiket dan jadwal vaksinasi.

Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Bali, I Made Rentin, di Denpasar pada Minggu (23/1/2022) menegaskan, penerima vaksin booster wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.

“Vaksinasi booster ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan sekaligus mempertahankan daya tahan tubuh terhadap ancaman penularan COVID-19. Diharapkan, kelompok prioritas vaksinasi booster segera mengakses fasyankes maupun sentra vaksinasi terdekat untuk mendapatkan dosis lanjutan untuk memberikan perlindungan yang optimal,” terangnya.

Baca juga :  Pascadirampok, SPBU Tetap Beroperasi

Rentin melanjutkan, bagi kelompok prioritas vaksinasi booster yang telah divaksinasi dua kali, bisa mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi.

“Masyarakat yang termasuk dalam sasaran prioritas ini disarankan rutin mengecek aplikasi PeduliLindungi untuk memastikan apakah sudah menerima tiket dan jadwal vaksinasi booster atau belum,” katanya.

Apabila tiket dan jadwal tidak muncul di aplikasi PeduliLindungi, Rentin yang juga Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bali ini menyarakan masyarakat yang masuk kategori sasaran prioritas vaksin booster bisa datang langsung ke fasyankes maupun sentra pelayanan vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan bukti vaksinasi dosis 1 dan 2.

Baca juga :  Pasien Sembuh Lampaui Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Denpasar

Jika menemui kendala, Rentin yang juga Kalaksa BPBD Bali ini menjelaskan bahwa masyarakat bisa menyampaikan masalah yang dihadapi melalui email sertifikat@pedulilindungi.id dengan mengisi data detail, dalam format email yang berisi Nama Lengkap, NIK KTP, Tempat Tanggal Lahir, serta Nomor Handphone.

“Lampirkan pula sertifikat vaksin yang salah untuk perbaikan,” tutupnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, kombinasi vaksinasi booster yang diberikan mulai tanggal 12 Januari 2022 sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI.

Baca juga :  Dua Kasus Pembunuhan di Denpasar Belum Terungkap

Untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini