Engineering Tewas Tenggelam di Kolam Hotel di Kuta

was 1
DIEVAKUASI - Wayan Sukranada (26) ditemukan tewas tenggelam di kolam Hotel Bali Rani Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung, Senin (24/1/2022) pagi.

Kuta, DENPOST.id

Seorang engineering, Wayan Sukranada (26) ditemukan tewas tenggelam di kolam Hotel Bali Rani, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung, Senin (24/1/2022) pagi. Pria asal Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng itu, diduga terjatuh saat membersihkan kolam. Menurut informasi, korban bekerja di Hotel Bali Rani sebagai engineering. “Sebelum tenggelam dia diduga sedang bekerja membersihkan kolam. Sebab di pinggir kolam ditemukan mesin vakum, jaring sampah kolam, tas warna hitam milik korban yang berisikan dompet dan charger HP,” kata seorang sumber polisi.

Baca juga :  Gandeng BI dan Polda Bali, Korem 163 Lanjutkan Penanaman Mangrove

Dilanjutkannya, berdasarkan keterangan seorang tamu hotel, Timothy Doyke, mengaku sempat melihat korban melintas di pinggir kolam sekitar pukul 05.30. “Saat itu, saksi sedang duduk di teras depan kamar 134 sambil minum kopi dan baca berita. Saksi melihat korban membawa alat pembersih kolam renang seperti vakum dan jaring sampah kolam,” bebernya.

Kemudian sekitar pukul 06.00, saksi sudah tidak melihat korban di pinggir kolam. Saat itu dia mendapati bayangan hitam di dalam kolam. Karena penasaran, tamu asal Kalimantan Timur itu kemudian mengecek bayangan tersebut. Dan ternyata ditemukan seseorang di dalam dasar kolam dengan posisi badan miring. “Peristiwa itu lantas dilaporkan ke satpam hotel dan dilanjutkan melapor ke kantor polisi,” ucapnya.

Tubuh korban dievakuasi dari dalam kolam. Hanya saja saat itu korban sudah meninggal dunia. “Polisi masih melakukan olah TKP di lokasi. Namun berdasarkan keterangan saksi-saksi termasuk orangtuanya, diketahui jika korban mengidap penyakit epilepsi sejak kecil dan pada bulan Desember 2021 sempat kambuh sebanyak empat kali hingga sekarang,” tegas sumber petugas.

Baca juga :  Isolasi Dibuka, Suasana di Serokadan Masih Sepi

Sementara Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi mengatakan, jenazah korban telah dibawa ke kampung halamannya di Buleleng. “Dugaan kuat korban jatuh ke kolam karena penyakit epilepsinya kambuh,” katanya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini