Puspadi Bali Sebut Vaksin Booster Pemenuhan Hak Difabel

observasi 1
VAKSINASI - Sejumlah difabel menjalani masa observasi setelah menjalani vaksinasi.

Sumerta, DENPOST.id

Sejumlah penyandang disabilitas dari Yayasan Puspadi Bali gembira telah mendapat vaksinasi dosis ketiga atau booster. Mereka menjalani vaksinasi di Markas Kesdam IX/ Udayana, Jl. Sudirman, Denpasar pada Rabu (26/1/2022).

Kemudahan dalam mendapat pelayanan vaksinasi ini dipandang sebagai keberpihakan pemerintah, khususnya di TNI, terhadap penyandang difabel. Hal tersebut dikatakan Direktur Yayasan Puspadi, I Nengah Latra, saat mendampingi anggota Puspadi Bali yang menjalani vaksinasi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada tim yang sangat sigap dan mengerti kondisi kami. Ini salah satu bentuk pemenuhan hak-hak difabel,” ujarnya. Vaksinasi menurutnya sangat penting bagi masyarakat, utamanya kalangan difabel sebagai salah satu kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

“Yang sudah menjalani booster ada 16 difabel, yang lain akan menyusul karena ada yang hamil dan lain sebagainya,” ungkap Latra.

Baca juga :  Korban Mafia Tanah Ajukan Blokir Enam Sertifikat

Kata dia, selama ini mereka kesulitan informasi terkait jadwal dan sentra vaksinasi. Setelah Kesdam IX/ Udayana mengunggah informasi di berbagai platform digital, mereka akhirnya bisa mengetahui dan langsung datang. Kedatangan mereka ke tempat vaksin saat ini masih mampu dilakukan secara mandiri.

Salah satu difabel, I Gede Ketut Sentosa, mengatakan, lega setelah mendapat vaksinasi. Sebelumnya, pada tahap dosis pertama dan kedua, dia sempat takut. “Karena sudah tiga kali sekarang, tidak takut lagi,” ungkapnya.

Baca juga :  Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Korban Dibantai Lagi Setelah Tewas

Dia mengaku tidak merasakan sakit saat divaksin. Namun ia mengeluhkan kulit tangannya terasa tebal setelah menjalani vaksinasi. Dia yang sehari-hari merakit kaki palsu dari rumah ke rumah mengaku tak lagi cemas terpapar Covid-19, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Kesehatan Kodam 9 Udayana, Ckm dr. Jusron Iriawan, mengatakan, pihaknya menyediakan vaksinasi untuk dosis 1, 2 dan 3. Layanan itu dilakukan tersebar di seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan milik Kodam IX/ Udayana.

Baca juga :  Kasus Turun, Penyintas Covid-19 Ajak Warga Pelihara Ketaatan Prokes

Dengan tersebarnya layanan tersebut, dia berharap masyarakat dapat dengan mudah menjalani vaksinasi. Pada periode Selasa (25/1/2022), vaksinasi dosis pertama di Bali mencapai 102,99 persen, sedangkan vaksinasi kedua mencapai 92,36 persen. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini