Difitnah Membunuh Kekasih, Emmy Ngaku Depresi

picsart 22 01 28 14 04 24 653
DITUDUH - Emmy Pakpaham menceritakan kondisi yang dialaminya setelah dituduh membunuh kekasihnya.

Padangsambian, DENPOST.id

Diberitakan sebagai pelaku pembunuhan terhadap kekasihnya, seorang perempuan kelahiran Sumatra Utara, Emmy Pakpaham mengaku mengalami depresi. Sebelumnya, sejumlah media asing menulis jika Emmy membantai Matthew Harper (47) warga asal Inggris dengan pisau dapur di Perum Samatha Citra Kuta Blok A/8, Lingkungan Taman Giri Mumbul, Kuta Selatan, Jumat 14 Januari 2022.

Namun setelah Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan melakukan penyelidikan, ternyata Matthew bukan dibunuh, melainkan bunuh diri. Matthew yang merupakan seorang koki, mengalami depresi usai di PHK dari pekerjaannya di salah satu restoran mewah di Kuta Selatan. “Polisi sudah menjelaskan kronologis kematian kekasih saya. Tapi beberapa media dan influencer asing malah memfitnah saya (sebagai pelaku pembunuh Matthew),” kata Emmy, sembari menangis sesenggukan, Jumat (28/1/2022).

Baca juga :  Senderan Perumahan Ambrol, Timbun Saluran Irigasi

Emmy menuturkan, pada Jumat 14 Januari 2022, Matthew menusuk dirinya berulang kali dengan pisau dapur. Dan, saat kejadian Emmy mengaku berada di luar rumah sedang menelepon seseorang. “Saya tidak bisa masuk ke rumah karena pintu dikunci dari dalam oleh Matthew. Saya hanya bisa menyaksikan dia bunuh diri dari jendela,” ucapnya.

Pascakejadian itu, kata Emmy, muncul pemberitaan di sejumlah media asing jika dirinya membunuh Matthew. Dia juga dikatakan telah ditahan atas dakwaan pembunuhan. “Saya akan somasi mereka (media asing) dan meminta untuk mengembalikan nama baik saya,” desaknya.

Baca juga :  Membandel, Banyak Warga ‘’Berkeliaran’’ di Kota Denpasar

Emmy mengatakan, pemberitaan tersebut membuatnya sangat terpukul dan dirugikan. Selain kehilangan kekasih, dia juga dijauhi teman-temannya, keluarga, komunitas, bahkan tidak bisa mencari nafkah dan anaknya yang masih berusia 2 tahun disebut sebagai anak dari seorang pembunuh. “Hidup saya hancur. Bagaimana saya menghidupi diri saya dan anak? Siapa yang akan mempekerjakan atau mau berbisnis dengan saya. Orang-orang takut berada di dekat saya. Saya sangat tertekan, depresi dan ketakutan,” ujarnya.

Untuk diketahui, sempat diberitakan dibunuh oleh kekasihnya di Bali, ternyata warga Inggris, Mattew Harper (47) tewas karena bunuh diri. Pria tersebut menusuk perut dan dadanya dengan pisau di rumah temannya di Perum Samatha Citra Kuta Blok A/8, Lingkungan Taman Giri Mumbul, Kuta Selatan, Jumat 14 Januari 2022 pagi.

Baca juga :  Ketahui Dampak Covid-19 Terhadap Anak, KPPAD Sebar Kuisioner Perdana

Menurut Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Panjaitan, didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikhael Hutabarat, usai mendapatkan informasi tewasnya Mattew, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV, olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. “Dalam proses penyelidikan yang kami lakukan, serta menunggu hasil otopsi dari forensik, ternyata Mattew diberitakan oleh media asing tewas dibunuh kekasihnya. Kami belum ada memberikan keterangan resmi karena menunggu rangkaian penyelidikan,” katanya, Rabu (19/1/2022) sore. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini