Desa Adat Blahkiuh Kembangkan Layanan LPD Mobile

picsart 22 01 30 16 08 22 886
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN - Rapat laporan pertanggungjawaban tahun buku 2021, yang diselenggarakan LPD Blahkiuh, Minggu (30/1/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Meski Lembaga Perkreditan Desa (LPD) banyak yang jatuh akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Badung, tidak begitu halnya dengan LPD milik Desa Adat Blahkiuh. Saat pandemi ini, lembaga keuangan desa adat ini malah untung dan terus melakukan inovasi dengan pengembangan pelayanan.

Bahkan layanan LPD Mobile Desa Adat Blahkiuh ini, diklaim salah satu pengembangan layanan LPD yang berbasis aplikasi handphone di Kabupaten Badung. Hal ini terungkap dalam rapat laporan pertanggungjawaban tahun buku 2021, yang diselenggarakan LPD Blahkiuh, di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh, Minggu (30/1/2022).

Ketua LPD Blahkiuh, Ketut Dira mengatakan dengan penggunaan informasi dan teknologi (IT) ini, perkembangan aset LPD Blahkiuh mencapai Rp75 miliar. “Saya ingin keakuratan data, sehingga kami ingin penggunaan teknologi yang lebih baik. Ada sejumlah kemudahan layanan yang kami berikan dalam LPD Mobile ini, yaitu penggunaan aplikasi e-colector yang lebih cepat untuk kita bekerja. Begitu input data di lapangan langsung bisa diketahui melalui aplikasi dan sudah bisa terpantau pemasukan uang yang ditagihkan ke para debitur. Bahkan bisa juga sampai ke pembukuan kas langsung datanya masuk. Kami juga memberikan layanan transfer antarbank maupun antar LPD. Selain itu, ada layanan Payment Point Online Bank (PPOB), yaitu melayani pembayaran PDAM, PLN, PLN pascabayar, internet, BPJS, samsat, PBB dan lainnya. Kita juga menyediakan layanan pembelian pulsa dan paket data, dari satu aplikasi LPD Mobile ini,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk kerjasama bank, LPD Blahkiuh melakukan kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah Bali. “Untuk aplikasi kita bekerjasama dengan orang-orang lokal, yaitu masyarakat Bali yang mengetahui tentang IT aplikasi perbankan. Terkait perkembangan aplikasi ini, kami baru mulai pada Maret 2021, dan saat ini kita masih melakukan sosialisasi ke masyarakat agar masyarakat mengunduh aplikasi ini di handphone mereka. Nanti kita akan gelar parum agung untuk melakukan sosialisasi layanan LPD Mobile ini,” ujarnya, sembari menambahkan jumlah nasabah LPD Blahkiuh saat ini sudah mencapai 12 ribu nasabah, dengan saldo sekitar Rp25 miliar lebih dan deposito sekitar Rp30 miliar lebih.

Baca juga :  Diguyur Hujan Lebat, Jimbaran Banjir

Sementara Pengawas LPD Blahkiuh yang juga Bendesa Adat Blahkiuh, IGAK Sudaratmaja, didampingi tokoh masyarakat Blahkiuh, IGN Saskara mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah dan inovasi yang dilakukan pihak LPD Blahkiuh. “Dari data yang kami terima setelah dilakukan pemeriksaan dan pembinaan LP LPD Kabupaten Badung, posisi ranking LPD Blahkiuh sudah mencapai posisi ke 3 di Kecamatan Abiansemal, dan sudah dinilai sehat.

Perbekel Blahkiuh, Ida Bagus Gede Mahatmananda berharap pengembangan layanan LPD Blahkiuh terus dilakukan, tidak hanya sampai pada LPD Mobile saja. “Kami harapkan nanti nasabah dibuatkan kartu ATM. Kartu itu, nanti dikerjasamakan antarbank sehingga masyarakat khususnya krama Desa Adat Blahkiuh semakin mudah melakukan penarikan uang,” ujarnya. (115)

Baca juga :  Pemberian Vaksin di Karangasem Tunggu Giliran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini