Kasus Covid-19 Meningkat, Forkopimda Jembrana Bahas Isoter

picsart 22 01 30 19 19 18 081
RAPAT PENANGANAN - Forum Pimpinan Daerah (Forkopinda) Jembrana, Minggu (30/1/2022), mengadakan rapat terkait langkah-langkah penanganan perkembangan kasus Covid-19.

Negara, DENPOST.id

Kasua Covid-19 di Jembrana, belakangan ini mengalami pebingkatan. Forum Pimpinan Daerah (Forkopinda) Jembrana, Minggu (30/1/2022), mengadakan rapat terkait langkah-langkah penanganan perkembangan kasus ini.

Rapat dihadiri Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Dandim 1617/Jembrana, Kajari Jembrana, Sekda Jembrana, Kadis Kesehatan Jembrana, Kadis Sosial Jembrana, Kasatpol PP Jembrana, Kalaksa BPBD Jembrana, Direktur RSU Negara, para camat se-Kabupaten Jembrana, dan jajaran Forkopimda lainnya.

Dari rapat tersebut, disepakati menindaklanjuti peningkatan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana, Kalaksa BPBD Jembrana agar segera berkoordinasi dengan Polda/Polres Jembrana terkait dengan pengambilan bed/tempat tidur bagi pasien yang terpapar Covid-19.

Selain itu, masalah pengarakan ogoh-ogoh perlu dipertimbangkan lagi dan lebih selektif memberi izin, mengingat di daerah Jembrana kasus Covid-19 meningkat. Di samping itu, acara-acara keramaian di tingkat kelurahan dan desa yang bersekala besar agar lebih selektif memberi izin keramaian.

Baca juga :  Buleleng Targetkan 1.000 Vaksin di Desa Bondalem

Bupati Nengah Tamba menyampaikan rapat koordinasi ini dilakaanakan dalam rangka menindaklanjuti peningkatan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana. Mengenai tempat isoter yang ada di Jembrana, hotel/penginapan tidak bersedia untuk menampung pasien Covid-19, namun dari Kasatpol PP dan Kalaksa BPBD akan berusaha untuk mencari tempat atau hotel yang siap untuk menampung pasien Covid-19.

Sementara Kadis PMD Jembrana, Gede Sujana mengatakan di Jembrana yang terjangkit Covid-19 ada di 32 desa dan kelurahan, namun untuk penambahan dan perkembangan yang status Covid-19 di tingkat kelurahan dan desa belum diterima.

Baca juga :  Warga Keluhkan Jalan Uluwatu Bergelombang

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan adanya beberapa tempat yang mungkin bisa digunakan sebagai tempat isoter bagi yang terpapar, namun tempat itu tidak ada tempat tidur atau bed.

“Dari Polres Jembrana, akan siap membantu bed (tempat tidur) dan kami sudah berkoordinasi dengan Polda Bali, khususnya Karumkit sanggup membantu penyediaan bed untuk tempat Isoter,” kata Kapolres. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini