“Ngerehang” Pelawatan, Jalan di Legian Ditutup

picsart 22 02 01 16 51 32 118
TUTUP JALAN - Bendesa Adat Legian, bersama sekretaris desa adat, Lurah Legian, dan Ketua LPM Legian, saat memaparkan rencana penutupan jalan saat upacara "ngerehang".

Legian, DENPOST.id

Sejumlah jalan di Legian, Kamis (3/1/2022) akan ditutup mulai pukul 20.00 sampai 02.00 Wita.
Penutupan dan Pengalihan arus lalu lintas ini, dilakukan serangkaian dilaksanakannya upacara mesuci atau ngerehang pelawatan Rangda Tiga dan Ida Ratu Ayu Desa Adat Legian, di Kuburan Desa Adat Legian.

Adapun jalan yang akan ditutup, yakni Jalan Legian, Jalan Patih Jelantik, Jalan Sriwijaya, dan sebagian Jalan Mataram.
Permakluman ini disampaikan Ketua LPM Legian, Puspa Negara, bersama Bendesa Adat Legian, AA Made Mantra, yang didampingi Lurah Legian, Putu Eka Martini, serta Sekretaris Desa Adat Legian, I Wayan Sunadi, Selasa (1/2/2022)

Baca juga :  Pemeliharaan Laptop Gratis di Badung Tembus Rp 2 M

“Titik poin yang akan ditutup, di antaranya Jalan Legian, Jalan Patih Jelantik, dan Jalan Majapahit ujung utara, serta sebagian Jalan Mataram. Kegiatan penutupan jalan akan dimulai pada pukul 20.00 malam untuk mendukung upacara ngerehang agar berlangsung dengan khidmat, lancar dan aman,” kata Puspa Negara.

Selain itu, pada prosesi sakral ini lampu penerangan jalan di beberapa titik juga akan dipadamkan. Begitu juga suara musik dan tempat angkringan sepanjang ruas jalan dimaksud agar ditiadakan selama upacara ngerehang berlangsung.

Baca juga :  Pengarakan Ogoh-ogoh di Badung Ditiadakan

Sementara Bendesa Adat Legian, AA Made Mantra mengungkapkan rangkaian acara adat ini telah mulai dilaksanakan. Sedangkan untuk puncak acaranya akan dilaksanakan pada Kamis.

Kegiatan ini, sambung dia, merupakan keputusan paruman terkait mesuci di Setra Desa Adat. “Upacara ngerehang merupakan petapakan anyar (baru) yang rangkaiannya dari melaspas, ngatep dan pasupati,” ujarnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini