Kasus Covid-19 Melonjak, Bangli Kembali Aktifkan Dua Isoter

picsart 22 02 03 18 44 42 376
VAKSIN BOOSTER - Bangli maksimalkan vaksinasi booster sebagai pencegahan makin bertambahnya kasus positif Covid-19.

Bangli, DENPOST.id

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangli mengalami tren kenaikan. Berdasarkan data terakhir terjadi lonjakan dengan penambahan 22 kasus baru. Padahal sejak akhir 2021 hingga awal 2022, kasusnya sudah melandai.

Untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus, Pemkab Bangli berencana menyiapkan dua tempat untuk melakuan isolasi terpusat (Isoter), yakni di Balai Diklat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuaambua.

“Untuk kebutuhan warga yang melaksanakan isolasi terpusat, baik makan dan minum ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah,” kata Humas Gugus Tugas Pecepata Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Kamis (3/2/2022).

Menurut Dirgayusa, penyiapan dua istoter tersebut sudah sesuai keputusan Ketua Satgas Covidz19 kepada BPBD Bangli, yang merupakan tindak lanjut dari instruksi Menko Marves.

Baca juga :  Meningkat, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD Wangaya

Ditegaskan dia, kedua lokasi ini akan dilakukan penjagaan ketat oleh petugas, baik TNI-Polri maupun instansi terkait lainnya. Diharapkan warga yang melakukan isoter dapat melakukannya dengan disiplin.

Disebutkan dia, untuk isolasi mandiri (Isoman) selama ini dinilai tidak efektif guna menekan penyebaran Covid-19. Mengingat, dalam melaksanakan isoman kedisiplinan warga dinilai masih rendah. Karena itu, nantinya akan berpeluang melahirkan klaster keluarga. “Karena itu, kami diperintahkan untuk megaktifkan kembali isolasi terpusat tersebut,” ujar mantan Camat Kintamani ini.

Baca juga :  Cegah PMK Meluas, Vaksinasi Ternak Sapi Mulai Dilakukan

Selain itu, kata dia, untuk pencegahan penyebaran kasus, pihaknya melakukan percepatan capaian vaksin booster. Yang mana, saat ini pemberin vaksin dosis ketiga ini gencar dilaksanakan di wilayah Bangli. Sementara itu, tracing terhadap warga yang terkonfirmasi positif juga terus dilakukan. Yang mana, saat ini yang menjadi target sasaran tracking yakni 15 sampai 20 kontak erat. “Untuk testing dilakukan Swab PCR,” jelasnya. (128)

Baca juga :  Longsor Timbun Ruas Jalan Bantang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini