Warga Bangli Ditemukan Tewas di Sungai Bubuh

picsart 22 02 05 20 14 01 877
EVAKUASI - Petugas melakukan evakuasi terhadap jenazah Putu Kenci (44) asal Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli di Sungai Bubuh, Desa Bumbungan, Banjarangkan, Klungkung, Sabtu (5/2/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Salah seorang warga bernama Putu Kenci (44) asal Dusun Sama Undisan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari jembatan penghubung antara Desa Timuhun dan Bumbungan, Klungkung, Sabtu (5/2/2022). Hal ini menyusul ditemukannya sepeda motor milik korban (Kenci) yang terparkir di atas jembatan oleh warga. Petugas dari kepolisian bersama warga telah turun melakukan evakuasi terhadap jenazah korban yang berada di sungai Bubuh.

Kapolsek Banjarangkan, AKP Nicolas Sinang Ruing, ketika dimintai konfirmasi tidak menampik adanya penemuan mayat tersebut. Menurut Nicolas, kejadian ini berawal dari adanya laporan anggota linmas Desa Timuhun yang menemukan sebuah sepeda motor Scoopy DK 3839 PS di pinggir jalan sekitar jembatan penghubung antara Desa Timuhun dan Bumbungan sekitar pukul 12.00 Wita.

Baca juga :  Kuta-Kutsel Kembali Sepi, Ini Penyebabnya

“Mendapat informasi tersebut, saya kemudian arahkan Kepala SPK dan anggota untuk mendatangi TKP penemuan sepeda motor,” ungkap Nicolas.

Namun sampai di lokasi, petugas hanya menemukan sepeda motor dan STNK. Sedangkan pemilik sepeda motor yakni korban tidak ada. Padahal dari keluarga sempat mencari keberadaan korban karena meninggalkan rumah sejak pukul 05.00 Wita. Tapi karena tidak ada pemiliknya, sepeda motor tersebut kemudian diamankan ke Mapolsek Banjarangkan.

Baca juga :  Apresiasi Pendonor Aktif, Gubernur Koster Siapkan Kartu Khusus untuk Pelayanan Kesehatan

“Setelah sepeda motornya diamankan di Mapolsek, sekitar pukul 17.30 Wita kami dapat informasi dari masyarakat bahwa yang bersangkutan (korban) sudah di temukan dalam keadaan meninggal dunia di daerah sungai dekat TKP pertama,” ungkapnya

Sejauh ini Nicolas mengaku belum mengetahui motif korban bunuh diri. Diduga korban melakukan bunuh diri dengan cara meloncat dari atas jembatan dengan ketinggian 25 meter. Namun dari keterangan yang disampaikan pihak keluarga atas nama Ketut Jaya Adanyana (53), selaku Bendesa Adat Undisan dan perwakilan keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak melakukan otopsi lebih lanjut.

Baca juga :  Irjen Putu Jayan Pastikan Tumpas Premanisme

“Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah Sakit Bangli untuk disemayamkan menunggu hari baik untuk diupacarai,” kata Nicolas.

Sementara itu petugas dari BPBD dan kepolisian telah berhasil mengevakuasi jenazah korban di Sungai Bubuh. Dari kondisi korban setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim Identifikasi Polres Klungkung diketahui korban mengalami luka dan patah pada kaki sebelah kanan, leher patah, mengeluarkan sperma pada alat kelamin dan mengeluarkan kotoran dari lubang anus. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini