Hotel Menolak, Warga Tak Bergejala Isolasi di Rumah

picsart 22 01 14 19 01 48 591
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Semarapura, DENPOST.id

Pemkab Klungkung mulai menindaklanjuti instruksi Gubernur Bali Nomor 192/SatgasCovid-19/II/2022 terkait seluruh masyarakat yang positif Covid-19 diharuskan menjalani isolasi terpusat (isoter). Salah satunya melakukan pendekatan terhadap hotel yang akan dipakai tempat isoter. Sayangnya, hotel justru menolak, sehingga untuk Kabupaten Klungkung kini isoter dialihkan ke Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) di Denpasar.

Kondisi inipun tidak ditampik Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Menurut Suwirta, Pemkab sudah menyiapkan anggaran untuk tempat isoter. Termasuk melakukan pendekatan ke hotel-hotel ketika terjadi lonjakan kasus Covid-19. “Isoter dipusatkan di LPMP karena kita sudah lakukan pendekatan ke hotel, tapi hotel tidak ada yang mau dengan sewa seperti dulu,” ungkap Suwirta, ketika dimintai konfirmasi seusai mengikuti sidang paripurna di DPRD Klungkung, Senin (7/2/2022) siang.

Baca juga :  Guru di Zona Oranye dan Merah Wajib Uji Usap

Namun dia mengaku sangat memaklumi penolakan tersebut mengingat saat ini “pintu” pariwisata sudah dibuka. Karenanya hotel-hotel enggan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19, agar wisatawan tidak takut berkunjung ke hotel tersebut.

Meski sudah menyiapkan 152 tempat tidur di LPMP, Suwirta yang sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung ini memastikan, tidak semua masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 akan dirawat di LPMP. Mengingat ada pasien tak bergejala yang memilih untuk isolasi di rumah. Alasannya karena merasa lebih nyaman ataupun karena memiliki ternak. Di samping itu juga untuk menghindari pembengkakkan biaya.

Baca juga :  Diduga Depresi, IRT "Menghilang" di Pantai Belatung

“Rencananya yang tidak bergejala kita arahkan isoman, atau isoter desa di rumahnya masing-masing. Kalau di satu rumah banyak yang positif, maka yang negatif kita keluarkan. Makanya ini untuk menghindari pembengkakan biaya dan kenyamanan mereka. Apalagi mereka juga belum tentu mau diajak keluar. Kan banyak yang positif diajak keluar tapi tidak mau, karena punya ternak dan sudah nyaman di rumahnya. Kita akomodir masukan-masukan dari mereka,” jelasnya.

Baca juga :  Goa Jepang Dilirik Jadi Destinasi Wisata

Sementara untuk mengantisipasi penularan Covid-19 semakin meluas, Suwirta kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk taat prokes. Menurutnya, ketaatan terhadap prokes menjadi satu-satunya kunci menghadapi pandemi Covid-19 ini. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini