Sekda Badung Hadiri Puncak Karya “Mlaspas Palinggih” di Pura Batu Bolong

picsart 22 02 09 19 20 24 533
HADIRI KARYA - Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, saat menghadiri puncak karya melaspas palinggih medasar caru rsi gana lan caru panca rupa piodalan mapadudusan alit di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, Desa Adat Canggu, Rabu (9/2/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung, menghadiri puncak karya melaspas palinggih medasar caru rsi gana lan caru panca rupa piodalan mapadudusan alit di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, Desa Adat Canggu, Rabu (9/2/2022). Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Badung, Putu Parwata; Anggota DPRD Badung, I Made Suryananda Pramana; Ketua MDA Badung, AA Putu Sutarja; Camat Kuta Utara, I Putu Eka Parmana; ketua panitia karya, I Nengah Sudarsana, Perbekel Canggu, bendesa adat se- Kuta Utara, serta tokoh masyarakat lainnya.

Puncak Karya ini, dipuput Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keniten dari Griya Kediri Sangeh, dan Ida Pedanda Gede Ngurah Made Dharma Kerti dari Griya Saraswati Batuan. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa melaksanakan persembahyangan bersama, serta menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta.

Pada, 7 Februari 2022, sudah dilaksanakan melaspas palinggih dan caru rsi gana, serta pada 8 Februari 2022, dilaksanakan melasti. Untuk penyineban nantinya akan dilaksanakan pada, 12 Februari 2022.

Dalam sambrama wacananya, Sekda Adi Arnawa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat, karena sudah ngayah dengan tulus ikhlas. Adi Arnawa berpesan kepada masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan di wilayahnya hendaknya dilakukan dengan rasa tulus ikhlas dan semangat gotong royong untuk mensukseskan pelaksanaan upacara tersebut. “Terima kasih kepada masyarakat di tiga banjar yang secara swadaya sudah mampu memperbaiki Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini. Hal ini merupakan tugas pemerintah, namun karena pandemi ini sangat berpengaruh terhadap kondisi fiskal khususnya di Pemkab Badung,” ujarnya.

Baca juga :  Tahap II Segera Cair, Hibah Pariwisata Dilanjutkan Hingga 2021

Saat masa pandemi sekarang ini, Sekda Badung juga meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dan dijaga. Semangat yang dilakukan masyarakat terhadap renovasi pura ini, tentu dilanjutkan dengan semangat ikut membantu menangani Covid-19, dengan cara mematuhi semua tahapan-tahapan prokes yang berlaku dan minimal menggunakan masker pada setiap kegiatan. ”Selalu taat prokes, karena ini menjadi kunci penting kita di Badung yang merupakan daerah pariwisata. Di mana kita semua menyadarinya bahwa pendapatan kita bersumber dari sektor pariwisata. Kalau penanganan Covid-19 tidak bisa dilaksanakan secara maksimal, maka kita tidak bisa meyakinkan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk datang ke Bali,” ujarnya.

Baca juga :  Memonitor Pembatasan Penerbangan, Bandara Ngurah Rai Siapkan Posko Terpadu

Pihaknya juga mengatakan pemerintah pusat sudah memberikan privilege kepada Bali, serta diizinkan membuka penerbangan Internasional dan karantina di Bali. Pemerintah pusat melihat Bali ini perlu diatensi karena masyarakat yang semakin terpuruk akibat pandemi Covid-19. “Bertepatan hari ini dengan puncak karya melaspas palinggih medasar caru rsi gana lan caru panca rupa piodalan mapadudusan alit Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, mudah-mudahan Ida Hyang Widhi memberikan wara nugrahanya kepada kita semua agar Covid-19 ini cepat turun dan situasi kembali normal kembali,” harapnya.

Baca juga :  Badung Atensi Anjing Liar di Kawasan GWK

Sementara ketua panitia karya, I Nengah Sudarsana mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung dalam hal ini Bapak Sekda Badung yang telah hadir pada saat puncak karya. Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini, baru saja direnovasi dengan cara swadaya. Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong mempunyai ruko-ruko di sekitarnya dan terdapat lahan parkir. Dana sebesar Rp3,8 miliar inilah yang kami pakai untuk renovasi. “Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini sebelumnya memakai batu putih sekarang sudah memakai batu hitam dan yang direnovasi baru luarnya saja, sementara didalamnya belum. Untuk itulah kami berharap kepada Pemkab Badung ketika pariwisata sudah normal kembali dan ekonomi kembali membaik, kami mohon bantuan untuk melanjutkan renovasi Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, dan untuk upacara piodalan yang akan dilaksanakan di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong,” harapnya. (a/115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini