Belasan Pelanggar Prokes Terjaring Tim Yustisi, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Tembus 968 Orang

picsart 22 02 09 20 43 46 489
SANKSI PUSH UP - Salah satu pelanggar prokes, saat diberikan sanksi push up dalam sidak prokes di Jalan Ken Arok, Desa Ubung Kaja, Rabu (8/2/2022).

Denpasar, DENPOST.id

Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 19 orang pelanggar protokol kesehatan (Prokes) dalam penertiban PPKM Level 3 di Jalan Ken Arok, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (9/2/2022).

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana mengatakan dari semua pelanggar sebanyak 17 orang dibina karena salah menggunakan masker dan didenda sebanyak dua orang karena tidak menggunakan masker.

Baca juga :  Dekopinda Minta Koperasi Tak Panik

Seperti penertiban sebelumnya, semua pelanggar juga diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat dan menghapal sila-sila Pancasila.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada hari ini, kasus meninggal dunia bertambah tiga orang dan kasus sembuh bertambah 106 orang. Sedangkan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 968 orang.

Baca juga :  Langgar PPKM Mikro, Pengamen Ditegur

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 43.681 kasus, kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 37.602 orang (86,09 persen), meninggal dunia sebanyak 1.016 orang (2,32 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 5.063 orang (11,59 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan saat ini penularan virus Covid-19 di Kota Denpasar, mengalami tren peningkatan yang signifikan. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan (Prokes). (112)

Baca juga :  Lewat Siaran Keliling, Buleleng Terus Sebarkan Informasi Penanganan Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini