Pasien Gejala Ringan Akan Dikeluarkan dari Rumah Sakit

picsart 22 02 11 19 14 17 651
Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto.

Tabanan, DENPOST.id

Pemerintah Provinsi Bali, bersama jajaran TNI dan Polri berupaya mengefektifkan layanan kesehatan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Bali.

Salah satunya mengoptimalkan tempat-tempat isolasi untuk pasien yang bergejala ringan maupun tanpa gejala. Sedangkan pasien yang mengalami gejala berat maupun sedang akan dirawat di rumah sakit rujukan.

Saat ini, beberapa pasien Covid-19 yang gejala ringab masih menjalani perawatan di rumah sakit. Maka dari itu, mereka yang memungkinkan akan dikeluarkan untuk menjalani seleksi di tempat seleksi terpusat.

Demikian dikatakan Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto, dalam penutupan Pendidikan Pertama Bintara di Rindam IX/ Udayana, Kediri, Tabanan, Jumat (11/2/2022).

Baca juga :  Truk Fuso Terguling di Jalur Tengkorak

“Kita akan mengecek ke rumah sakit, bagi yang bergejala ringan kita akan keluarkan dari rumah sakit untuk dimasukkan ke isoter, sehingga tingkat BOR (Bed Occupancy Rate) tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Hal itu juga akan dilakukan terhadap masyarakat yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Mereka akan dijemput untuk dipindahkan menuju tempat isolasi yang telah disediakan pemerintah maupun TNI-Polri.

“Ini akan kita dorong, Babinsa beserta Bhabinkamtibmas akan mendorong mereka ke tempat-tempat isoter yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah maupun TNI Polri,” terangnya.

Baca juga :  PPKM Darurat di Klungkung, Monumen dan Lapangan Puputan Ditutup

Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron semakin meluas. Isolasi terpusat dipandang lebih efektif daripada isolasi secara mandiri. Minimnya pengawasan bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri juga menjadi potensi semakin meluasnya penularan Covid-19.

“Kita akan mendorong. Jadi warga yang melakukan isoman yang mungkin tempatnya kurang layak, kemudian juga mungkin kurang pengawasan, sehingga kita mengkhawatirkan mereka akan menularkan ke yang lain,” pungkasnya. (106)

Baca juga :  Pasar Kodok Ditutup Sementara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini