Kuta, DENPOST.id
Aplikasi PeduliLindungi dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) ternyata masih belum sepenuhnya dilaksanakan di Kuta. Hal ini, terungkap saat tim Satgas Covid-19 Gabungan menggelar sidak prokes, Rabu (9/2/2022).
Menindaklanjuti kondisi ini, Kasatgas Kecamatan, Made Agus Suantara sudah menginstruksikan kepada Satgas Kelurahan untuk segera turun melakukan pendataan dan pengecekan di lapangan.
“Memang masih banyak yang belum memanfaatkan QR code PeduliLindungi, terutama perusahaan-perusahaan yang cabangnya ada di Kuta,” ujar Kasatgas yang juga Sekcam Kuta tersebut, Minggu (13/2/2022).
Ditanya alasan kenapa masih banyak yang belum memanfaatkan aplikasi ini, Agus Suantara mengatakan alasan sebagian dari mereka belum tahu dimana mendapatkan aplikasi tersebut. Hal ini tentu sangat disayangkannya karena sosialisasi terkait PeduliLindungi sudah lama dilakukan.
“Nanti setelah dilakukan pendataan kalau masih ada yang abai, maka akan diberi surat peringatan,” tegasnya.
Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Disparda Badung untuk meminta data usaha-usaha yang sudah mengantongi CHSE dan PeduliLindungi. Dengan begitu, pihaknya memiliki acuan untuk melakukan pengecekan di lapangan. (113)