Kelola Dana BOS, Disdikpora Libatkan Kejaksaan

picsart 22 02 14 21 07 02 343
DANA BOS - Sosialisasi pengunaan dana BOS di Bangli, secara daring.

Bangli, DENPOST.id

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli, melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2022. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah tindak pidana penyalahgunaan atau penyelewengan dana BOS di masing-masing sekolah.

Demikian terungkap dalam sosialisasi pengelolaan dana BOS tahun 2022, secara daring, Senin (14/2/2022).

Narasumber yang dihadirkan dari Kepala Kejari Bangli, Ery Syarifah; Kabid Aset Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli, Putu Agus Muliawan, dan Sekdisdikpora Bangli, I Nengah Wikrama, serta Kepala Bidang Pembinaan Dikdas I Gede Wirajaya.

Sosialisasi ini dilakukan selama sepekan mulai, 14 Februari sampai dengan 22 Februari 2022, dan diikuti seluruh SD dan SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Bangli, yang berjumlah 165 SD, dan 28 SMP, dengan masing-masing sekolah menghadirkan tiga peserta, yakni kepala sekolah, bendahara BOS dan pengurus barang.

Baca juga :  Pantai Ramai Dikunjungi, Satuan Polairud Polres Gianyar Gencarkan Patroli Pesisir

Sosialisasi dilakukan dengan dua model kegiatan, yakni pola daring dan luring yang dibuka langsung Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli, Komang Pariartha. “Tujuan kegiatan sosialisasi pengelolaan dana BOS adalah untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tentang petunjuk teknis pengelolaan dana BOP PAUD, BOS, dan BOP pendidikan kesetaraan, khususnya pengelolaan dana BOS,” ungkap Pariartha.

Sementara Kajari Bangli dalam paparannya menegaskan dalam akuntabilitas pengelolaan dana BOS selalu harus merujuk aturan-aturan yang berlaku, baik untuk pengadaan atau kegiatan yang bernilai besar maupun kegiatan atau pengadaan yang bernilai kecil. “Kejaksaan Negeri Bangli siap memberikan pendampingan, fasilitasi dan penyuluhan-penyuluhan kepada sekolah dalam pengelolaan dana BOS maupun pengelolaan sekolah secara umum,” jaminnya.

Baca juga :  Jelang Nataru, Wisata Bahari Sepi Kunjungan

Untuk kegiatan luring dilakukan dengan peserta terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan luring dibagi menjadi enam gelombang yang mengambil tempat di masing-masing kecamatan. Dari kegiatan ini, diharapkan pengelolaan dana BOS di tahun 2022, berjalan lancar, efektif dan efesien yang akhirnya mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bangli. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini