Parade Ogoh-ogoh di Jembrana Ditiadakan

ogoh
OGOH-OGOH - Pada hari pengerupukan tahun 2022 ini parade ogoh-ogoh dilarang. (DENPOST.id/ist)

Negara, DENPOST.id

Kasus Covid-19 yang mengalami peningkatan belakangan ini membuat Bali kembali ke status PPKM level 3.
Dengan adanya peningkatan level PPKM tersebut, parade ogoh-ogoh saat pangerupukan di Kabupaten Jembrana dipastikan tidak ada.
Hal ini juga sesuai dengan kesamaan persepsi setelah rapat dilakukan oleh Gubernur Bali.

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, Selasa (15/2/2022) menegaskan kembali arak-arakan di Kabuapten Jembrana dilarang, baik itu di kota, desa maupun di banjar-banjar.
Dikatakannya, pembuatan ogoh-ogoh hanya diperbolehkan untuk mengikuti lomba, akan tetapi hanya penilaian untuk lomba di tempat saja. “Dikarenakan tidak ada pawai, untuk pengamanan kita tetap memonitor situasi bergabung dengan pecalang,” terangnya.

Baca juga :  Penanganan Abrasi di Gilimanuk Terkendala Ombak Tinggi

Menurut Juliana, Gubernur Bali, telah menyampaikan kesamaan persepsi baik di kota, desa maupun banjar tidak ada arak-arakan ogoh-ogoh.
Nantinya akan dibuatkan penegasan dari kabupaten masing-masing untuk memastikan arak-arakan ogoh-ogoh ditiadakan. “Semoga masyarakat patuh akan imbauan tersebut,” pungkasnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini